Image

QUICK CONTACT













Image

5 Langkah Penting Dalam Mengembangkan Mobile Apps

04 Apr 2022 by Billy Gani
Jika Anda mulai menggunakan mobile apps untuk bisnis, Anda selalu perlu memulainya dari pekerjaan awal terlebih dahulu. Ada beberapa langkah pasti dari setiap kesuksesan bisnis yang perlu Anda jalani. Untuk membuat mobile app Anda menjadi tempat dimana produk atau layanan Anda terjual dan mendapatkan pendapatan yang mendatangkan keterlibatan pengguna, Anda perlu melakukan riset mendalam dan memiliki tujuan yang strategis serta jelas.
 
Pada pertengahan tahun 2021, mobile apps sudah memasuki hampir sebagian besar dari setiap ranah bisnis baik dalam skala nasional maupun internasional. Bisnis berbasis mobile apps dapat terprediksi menghadirkan total pendapatan lebih dari $693 miliar pada tahun 2021 dan meningkat pada tahun ini hingga $800 milyar. 
 
Pengguna menghabiskan waktu sekitar 89.2% dalam menggunakan mobile apps yang dapat dihitung dan disetarakan dengan 4,2 jam per harinya. Karena itulah, penting bagi Anda untuk mulai memikirkan langkah demi langkah untuk menggunakan mobile apps kedepannya bagi bisnis Anda.
 
Dalam artikel berikut ini, kami mencoba membantu Anda dalam memberikan informasi tentang bagaimana Anda dapat memulai bisnis berbasis mobile apps, apa saja yang perlu Anda persiapkan, dan langkah penting apa yang harus Anda ambil. Kami berharap agar dengan informasi dan panduan ini, Anda hanya menghabiskan budget untuk hal penting dalam mengembangkan mobile app dan memasarkannya untuk mendapatkan pengembalian yang juga setara.
 
Langkah 1 - Memahami Pasar Bisnis Anda
 
Setiap produk membutuhkan pasarnya masing - masing. Dan pasar tersebut menentukan setiap keputusan yang perlu Anda ambil.
 
Jadi, ketika Anda mulai mengatur penggunaan dari mobile apps untuk bisnis Anda, penting untuk memahami dimana pasar produk atau layanan Anda akan cocok. Anda perlu mengetahui siapa saja yang akan membeli dari produk dan layanan Anda dan seberapa banyak dari mereka yang akan melakukan transaksi dengan Anda. Setiap hal mulai dari desain hingga fitur dari mobile app Anda perlu ditentukan berdasarkan bagaimana pengguna ingin melihatnya. Berikut beberapa pertanyaan yang dapat Anda jawab :
 
  • Siapa target pengguna Anda? - Umur, jenis kelamin, dan berbagai informasi demografis lain yang diperlukan
  • Apa masalah yang mereka miliki dan bagaimana Anda dapat membantu menyelesaikan masalah mereka dengan mobile app Anda?
  • Seberapa besar masalah yang mereka miliki, dan apakah mobile app Anda menawarkan solusi yang mereka anggap layak dan setara dengan budget yang dikeluarkan?
  • Apa alternatif lain yang mereka miliki sebelum dan sesudah mengetahui tentang mobile apps Anda?

Pertanyaan terakhir mengacu pada aspek krusial lainnya dari riset pasar - Anda perlu mengetahui lebih tentang kompetitor. Tentunya banyak mobile app di luar yang sejenis dengan milik Anda. Tetapi, hal tersebut tidak menjadikannya alasan Anda dalam menunda pengembangan mobile app. Namun, Anda perlu mengetahui secara pasti apa yang apa yang kompetitor Anda lakukan, sehingga Anda perlu melebihi mereka. Carilah jawaban untuk beberapa pertanyaan seperti :
 
  • Siapa saja kompetitor utama dan sekunder Anda?

  • Seberapa banyak aplikasi yang sudah ada dan menawarkan layanan atau produk yang sejenis dengan milik bisnis Anda?

  • Fitur apa saja yang dimiliki oleh aplikasi dari  kompetitor tersebut?

  • Apa saja kekurangan dari fitur aplikasi mereka? Disinilah Anda dapat menandingi mereka

  • Seberapa baik ulasan dari pengguna terhadap mobile apps mereka?

Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan memberi banyak ide tentang apa yang dibutuhkan dari mobile apps Anda untuk berhasil. Memahami masalah dari target audiens Anda dan seberapa banyak mereka berjuang dengan hal tersebut akan membantu Anda membangun mobile apps yang dengan sempurna melayani keinginan, kebutuhan, dan harapan mereka. Dengan cara ini, aplikasi Anda akan mengatasi semua masalah pengguna dan memberi mereka sesuatu yang layak untuk digunakan.
 
Setelah Anda memulai pengembangan mobile apps, salah satu area pertama yang harus Anda ketahui adalah fitur yang terdapat dalam aplikasi Anda. Misalnya, Anda tahu bahwa Anda ingin membuat aplikasi yang membantu pengguna melakukan pembayaran online dengan mudah dan aman. Maka, Anda perlu mengetahui secara lebih rinci berapa banyak fitur yang perlu Anda sertakan di dalamnya.
 
Dalam waktu yang sama, melakukan riset mendalam akan kompetitor dapat membantu Anda menemukan apa saja kekurangan mereka dan menawarkan solusi yang lebih baik untuk membuat pengguna untuk membuat pengguna tetap dari mobile app tersebut berpindah pada Anda. Mengetahui apa yang membuat mobile app kompetitor bekerja dapat membantu Anda meningkatkan performa mobile app Anda. Belajar dari kesalahan mereka dapat membantu Anda menghindari hal yang sama dan menghemat budget dalam pengembangan mobile apps bisnis Anda.
 
Langkah 2 - Pilih Teknologi Yang Akan Digunakan - Native, Web atau Hybrid App
 
Ada kemungkinan bahwa Anda adalah visi kreatif di balik proyek dan memiliki tim pengembang untuk menangani aspek teknologi pengembangan dari mobile apps Anda. Namun, mengetahui beberapa hal penting dari persyaratan teknologi akan membantu Anda untuk melakukan seluruh proses pengembangan dengan lebih baik dan mencapai keseimbangan yang tepat antara teknologi dan kreativitas.
 
Salah satu pertimbangan teknologi utama yang perlu Anda lakukan secara langsung adalah jika Anda ingin membangun aplikasi berbasis native, web, ataupun hybrid. Mobile apps berbasis native adalah aplikasi yang dibuat untuk platform tertentu dan dikodekan dalam bahasa platform tersebut. Misalnya, aplikasi Android dikodekan dalam Java atau Kotlin. Aplikasi iOS dikodekan dalam Objective-C atau Swift.
 
Jadi intinya, Anda perlu menulis dua set kode yang berbeda, satu untuk Android, dan satu lagi untuk iOS, untuk membangun mobile apps dan membuatnya berfungsi pada kedua platform. Mobile apps berbasis website sendiri biasanya dikodekan dalam HTML5. Hal ini dapat terbuka melalui web, di dalam browser dan karenanya dapat digunakan di platform apa pun, asalkan memiliki browser. Sedangkan untuk platform mobile apps berbasis hybrid merupakan aplikasi yang menggunakan kode untuk dapat digunakan kembali dan ditulis dalam bahasa khusus, yang dapat digunakan di seluruh platform – baik dalam Android, iOS, web, atau lainnya.
 
Jadi Anda perlu menentukan mana basis platform yang akan Anda gunakan – native, web atau hybrid. Anda mungkin berpikir jawabannya sederhana. Namun saat Anda mulai menimbang kelebihan dan keterbatasan dari masing-masing pilihan, hal ini dapat menjadi sulit.
 
Langkah 3 - Pertimbangkan Monetisasi Mobile Apps Anda
 
Jika tujuan penggunaan dari mobile app Anda adalah untuk mendatangkan keuntungan, Anda perlu mempelajari tentang monetisasi berbasis aplikasi - yang membuat Anda harus memilih salah satu dari berbagai cara untuk mendatangkan keuntungan dari penggunaan mobile apps Anda. Berikut beberapa jenis monetisasi yang umumnya digunakan untuk mobile apps :
 
  • In-app purchases -  Salah satu cara terpopuler yang digunakan dari mobile apps untuk mendapatkan keuntungan adalah membuat mobile apps Anda gratis untuk digunakan, dan menambahkan beberapa fitur tambahan yang opsional, namun perlu dibayar untuk diakses. Hal ini membuat pengguna dapat memilih untuk memakai mobile apps Anda secara gratis atau berbayar untuk mengakses fitur tambahan.

  • Paid downloads - Pilihan ini menjadi salah satu pilihan yang jarang digunakan karena membutuhkan pembayaran untuk diunduh. Hal ini memberikan satu - satunya pemasukan untuk mobile apps Anda.

  • Ad-revenue - Salah satu bentuk paling umum lainnya dari monetisasi aplikasi adalah ad-revenue. Hal ini bekerja ketika aplikasi, produk atau layanan lain menawarkan Anda pembayaran dengan menampilkan iklan mereka pada aplikasi Anda. Semakin tinggi jumlah aktivitas pengguna dalam aplikasi Anda, semakin tinggi juga biaya yang bisa Anda dapatkan.

  • Berlangganan - Jika mobile apps Anda senantiasa menyajikan manfaat bagi pengguna, mereka akan setuju untuk membayar sejumlah uang dalam setiap bulan ataupun tahun. Hal ini merupakan bagian dari sistem berlangganan yang senantiasa menjadi populer dari waktu ke waktu hingga saat ini. Contoh mudahnya adalah aplikasi seperti Netflix, Spotify, Apple Music dan masih banyak lagi.

Hal mana yang akan Anda pilih dari beberapa opsi diatas juga bergantung pada jenis aplikasi, target audiens, dan berbagai pilihan lain. Pastikan untuk melakukan riset dan membuat opsi terbaik dan senantiasa mempertimbangkan apa yang kompetitor Anda lakukan. Hal ini berguna untuk memandu keputusan Anda dalam membuat aturan untuk monetisasi.
 
Langkah 4 - Rencanakan StrategI Pemasaran Aplikasi
 
Anda mungkin berpikir bahwa Anda hanya perlu khawatir tentang pemasaran setelah mobile apps Anda siap dirilis. Namun, memiliki rencana pemasaran aplikasi jauh sebelumnya memungkinkan Anda untuk lebih mudah dalam memulai kerja saat Anda siap meluncurkannya. Memasarkan mobile apps Anda biasanya terdiri dari dua tahap – pra-peluncuran dan pemasaran berkelanjutan pasca-peluncuran.
 
Pada dasarnya, dalam masa pra-peluncuran, Anda dapat menyebarkan berbagai informasi relevan kepada target audiens sehingga Anda memiliki beberapa yang pasti dan dapat diakses segera setelah aplikasi diluncurkan. 
 
Anda dapat membuat blog tempat Anda membicarakan masalah terkait dengan bisnis Anda dan mengatakan bahwa solusi akan segera hadir. Atau Anda dapat menggunakan beberapa iklan pada platform yang menjadi tempat dimana target audiens Anda berkumpul. Salah satu strategi yang paling efektif tentu saja adalah menggunakan media sosial untuk menarik pengguna awal.
 
Hal ini senantiasa penting dalam banyak hal. Pengguna pada awalnya membuka jalan menuju umpan balik pengguna aktif, membantu Anda menyempurnakan kinerja aplikasi saat tim Anda masih dalam proses pengembangan aplikasi. Kedua, pengguna awal dapat meninggalkan peringkat dan ulasan yang membuat bisnis Anda lebih menarik banyak pengguna.
 
Pemasaran berkelanjutan sangat penting untuk menjaga momentum agar Anda senantiasa memperoleh pengguna baru, meningkatkan jumlah pengguna aktif, dan juga mengganti pengguna yang mungkin pergi di sepanjang jalan.
 
Anda dapat mengiklankan mobile apps Anda di media sosial, YouTube, dan aplikasi lain tempat target audiens Anda cenderung berkumpul. Jika aplikasi Anda memiliki relevansi yang luas, Anda bahkan dapat mempertimbangkan untuk beriklan menggunakan TV atau media cetak. Untuk audiens yang lebih khusus, hindari menghabiskan uang untuk iklan massal dan berfokus pada audiens dalam niche Anda.
 
Pemasaran berbasis mobile apps dapat mengambil rute yang beragam dan mencari tahu jalan mana yang terbaik untuk Anda. Hal ini menjadi alasan Anda yang sebaiknya dilakukan sebelumnya.
 
Langkah 5 - Memahami Proses Pengembangan Mobile Apps
 
Tetapi Anda memiliki developer untuk melakukan hal ini. Lalu mengapa Anda perlu mengetahui seluk beluk wireframing, prototyping, coding dan mengamankan sebuah aplikasi?
 
Hanya karena untuk dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik, Anda perlu mengetahui pekerjaan tersebut. Jika Anda merupakan otak bisnis dan memiliki rekan pendiri teknis yang sepenuhnya Anda percayai, Anda mungkin dapat menyerahkannya kepada mereka. 
 
Namun, jika Anda bertanggung jawab untuk mengawasi tim pengembangan, biasakan diri Anda dengan proses pengembangan aplikasi untuk hasil terbaik. Hal ini akan membantu Anda mengarahkan proyek ke depan secara efektif.
 
Aspek penting berikutnya dari pengembangan mobile apps adalah mengembangkan produk minimum yang layak atau MVP (minimum viable product). MVP dapat menjadi prototipe yang menunjukkan bagaimana aplikasi Anda akan terlihat dan bekerja, sehingga Anda dapat menunjukkan visi dan rencana Anda kepada orang lain. 
 
Hal ini akan membantu Anda mengumpulkan umpan balik pada awal, melakukan riset pengguna dan yang paling penting, menunjukkan kepada investor sehingga mereka dapat mendanai Anda untuk pengembangan ide lebih lanjut.
 
 
Berikut adalah beberapa langkah penting yang dapat Anda pertimbangkan tentang bagaimana Anda dapat mengembangkan mobile apps untuk bisnis Anda.
 
Untuk Anda yang saat ini membutuhkan layanan Mobile App Development di Jakarta seperti jasa Konsultasi Produk, Project Management, UI / UX Design, Development, Testing, Deployment (ke server App Store / PlayStore atas nama perusahaan klien), Source-Code, serta FREE Maintenance selama 3 bulan,  EANNOVATE dapat menjadi solusi Anda.
 
Untuk melengkapi hal diatas, kami juga memberikan layanan SEO Digital Marketing di Jakarta lengkap dengan copywriter untuk mendukung aktivitas online dari bisnis Anda. Anda sedang mencari portal berita yang menyajikan informasi teknologi kreatif yang dilengkapi dengan berita startup, info gadget terupdate, dan berita di dunia IT terbaru serta terkini? Alterspace solusinya.

CONTACT US

Let's Work Together

Have cool projects to work on ?

CONTACT

Image
LOKASI
INDONESIA

Ruko Kosambi Baru blok A ext 1 no 66. Jakarta Barat.

Image
TELEPON
INDONESIA
+62813 8251 8448
Image
E-MAIL
hello@eannovate.com

Office hours of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta, Indonesia
JAM KERJA
Mon-Fri 9.30am - 6.00pm
icon
icon
Free Consultation
icon