Image

QUICK CONTACT













Image

Mengenal Perbedaan Marketplace & Website E - Commerce Untuk Bisnis Anda

15 Mar 2024 by Billy Gani
Jika Anda menjual produk secara online, mungkin Anda bertanya tentang apa perbedaan antara platform marketplace dan website e - commerce. Banyak yang masih keliru ketika menggunakan istilah marketplace dan e-commerce secara bergantian ketika mengacu pada proses belanja dan penjualan produk secara online.
 
Bergantung pada produk dan model bisnis Anda, mungkin lebih masuk akal untuk menggunakan solusi website e-commerce dibandingkan dengan platform marketplace. Ada pro dan kontra terhadap masing-masing pendekatan, namun dalam dunia bisnis saat ini, sebagian besar penjual retail tidak mampu untuk tidak menjual produk mereka secara online.
 
Platform Marketplace dan e - commerce melayani tujuan bisnis yang serupa, terutama yaitu menjual produk ke pelanggan. Mari kita dalami artikel berikut ini untuk mempertimbangkan pro dan kontra serta menentukan opsi mana yang terbaik untuk bisnis Anda.
 
 
Marketplace vs Platform E - Commerce - Pro & Kontra Untuk Bisnis Ritel
 
Pebisnis dengan sistem ritel perlu mempertimbangkan sejumlah permasalahan yang berbeda, termasuk margin keuntungan, loyalitas pelanggan, dan pengembangan produk, ketika memilih antara platform marketplace dan website e - commerce.
 
Kedua pilihan ini belum tentu saling eksklusif secara mutual. Ada pendekatan hibrida yang memungkinkan para pebisnis ritel berbasis e - commerce untuk memiliki  dan menjual produk mereka pada marketplace.  Ingatlah hal ini ketika membahas pro dan kontra dari setiap pendekatan terhadap ritel online. Mari kita pahami lebih dalam.
 
 
Waktu & Biaya
 
Salah satu keuntungan langsung memilih untuk menjual produk Anda pada marketplace online yang ada adalah Anda akan menghemat waktu dan uang pada awalnya. Membuat profil penjual dan toko online pada platform e-commerce seperti Tokopedia atau Shopee membutuhkan sedikit waktu atau pengetahuan teknis.
 
Anda dapat mulai menjual produk dengan cepat dan menjangkau pelanggan dimanapun mereka berada. Menghemat waktu dalam pengembangan membantu Anda meningkatkan margin keuntungan dan berfokus pada pengembangan produk dan penjualan.
 
Mengembangkan website e-commerce pasti akan mengeluarkan biaya lebih banyak pada awalnya. Kemungkinan besar Anda perlu menyewa jasa e - commerce web development untuk membangun dan memelihara website Anda. 
 
Mungkin penggunaan web builder seperti Shopify atau Wix dapat membantu Anda. Namun, Anda mungkin masih perlu menyewa developer atau designer grafis digital untuk desain, fungsi, integrasi, atau fitur khusus apa pun. Biaya lain yang perlu dipertimbangkan saat membuat website e-commerce meliputi:
 
  • Nama Domain
  • Sertifikat HTTPS
  • Metode Pembayaran

Meskipun mengembangkan website e-commerce pada awalnya akan memakan waktu lebih lama dan menghabiskan lebih banyak uang dibandingkan menggunakan platform marketplace yang ada, potensi margin keuntungan jangka panjangnya akan lebih baik. 
 
Platform marketplace membebankan biaya kepada bisnis saat Anda mencantumkan produk -  mereka mengambil komisi untuk setiap penjualan yang dilakukan dan bergantung pada platform yang Anda pilih, mungkin ada biaya lain yang juga dibebankan kepada Anda.
 
Seiring waktu, komisi dan biaya bisa bertambah menjadi angka yang signifikan. Dalam jangka panjang, jika model bisnis Anda berhasil, penjualan berbasis website e-commerce umumnya menghasilkan margin keuntungan yang lebih baik karena biayanya lebih sedikit.
 
 


Kesadaran Merek & Pemasaran
 
Penjual produk secara ritel sudah mengetahui bahwa kesadaran merek sangat penting dalam menciptakan bisnis yang sukses. Hanya karena Anda menghabiskan waktu dan uang untuk membangun website e-commerce tidak berarti Anda akan mendapatkan pengguna secara langsung. Setelah website e-commerce Anda dibuat, Anda perlu mengeluarkan lebih banyak biaya dan waktu untuk memasarkan website, merek, dan produk Anda kepada pengguna secara online.
 
Pengguna Anda harus dapat menemukan website e - commerce saat mereka menelusuri Google dan mesin pencarian lainnya. Hal ini membuat Anda perlu berinvestasi dalam pengoptimalan mesin pencari (SEO) dan iklan berbayar.
 
Agar bisnis Anda semakin sukses, Anda perlu membangun kesadaran merek dan kepercayaan dari pengguna. Mereka sudah merasa nyaman membeli produk secara online, namun mereka masih ragu untuk memasukkan informasi mereka ke website yang tidak mereka percayai. Model bisnis Anda mungkin tidak memperhitungkan waktu yang diperlukan untuk membangun kesadaran dan loyalitas dari brand Anda.
 
Platform marketplace memungkinkan penjual untuk menghindari proses pembangunan identitas atau loyalitas brand. Marketplace seperti Tokopedia dan Shopee sudah memiliki kredibilitas dan kepercayaan akan nama mereka sendiri. Penjual pada marketplace dapat memanfaatkan kepercayaan pengguna yang telah dibangun oleh marketplace terkait dan membantu mengumpulkan banyak pelanggan potensial.
 
Namun, ada kelemahan menjadi bagian dari marketplace. Potensi Anda untuk membangun identitas brand atau terhubung dengan pelanggan dengan cara yang unik lebih kecil. Platform marketplace berfokus pada pelanggan dan produk, bukan pada bisnis Anda. Membangun identitas atau loyalitas brand akan sangat sulit jika semua fokusnya terpusat pada produk. Platform seperti Tokopedia menawarkan sedikit penyesuaian agar bisnis Anda menonjol dari yang lain.
 
Di sisi lain, jika Anda menggunakan website e-commerce Anda sendiri, Anda memiliki kendali penuh atas branding dan pengalaman pengguna Anda. Kemampuan untuk membuat tema dan fitur khusus untuk pelanggan Anda sangat berguna bagi banyak bisnis. Anda perlu mempertimbangkan biaya dengan potensi margin keuntungan di masa depan.
 
 
Akses Pengguna
 
Platform marketplace menawarkan sangat sedikit atau bahkan tidak ada akses sama sekali dari penjual ke pelanggan mereka. Kurangnya akses ini mempersulit pemasaran produk Anda atau membangun kesadaran dan loyalitas merek.
 
Jika Anda tidak dapat menjangkau pelanggan lama dan memberi tahu mereka tentang penjualan atau peluncuran produk baru, Anda terpaksa mengandalkan penjualan baru tanpa memanfaatkan kekuatan pembelian sebelumnya. Kurangnya akses langsung ke dalam analisis dan komunikasi pelanggan merupakan kelemahan utama platform marketplace.
 
Website berbasis e-commerce memiliki akses lengkap pada semua analisis pelanggan dan dapat menjangkau pelanggan secara langsung untuk memberi tahu mereka tentang produk, perilisan produk baru, dan berita akan brand Anda lainnya.
 
 
 
 
Akses langsung ke dalam data pelanggan juga membuat bisnis Anda dapat memberikan layanan pelanggan tingkat yang lebih tinggi, mendapatkan informasi dan umpan balik yang lebih mendalam tentang pengembangan produk, dan menganalisis perilaku pembelian untuk memasarkan dengan lebih baik dan mengoptimalkan Pengalaman Pengguna dari website Anda.
 
 
 
Berikut adalah beberapa informasi tentang perbedaan antara marketplace dan website e-commerce yang dapat dipertimbangkan untuk bisnis Anda. Jika Anda membutuhkan bantuan untuk membangun website berbasis e-commerce yang berkualitas, kami dapat membantu.

Eannovate hadir dengan layanan E-Commerce Web Development yang profesional & berkualitas di Jakarta, Indonesia. Layanan kami senantiasa dilengkapi dengan Custom UI / UX Design, Optimized CMS, Online Shop, dan Shopping Cart Web Development terbaik untuk kebutuhan bisnis Anda.

Selain itu, ExpressWeb juga kini hadir sebagai bagian dari Eannovate untuk memenuhi kebutuhan anda dalam memberikan layanan SEO Digital Marketing dan Website Design di Jakarta dengan harga yang lebih terjangkau serta cepat dan mudah, tanpa mengurangi kesan profesional dari perusahaan anda.

CONTACT US

Let's Work Together

Have cool projects to work on ?

CONTACT

Image
LOKASI

Sudirman 7.8 Tower, 16th Floor,
Jl. Jend. Sudirman Kav 7-8.
Central Jakarta. 10220

Image
TELEPON
+6221 5091 9703
Image
E-MAIL
hello@eannovate.co.id

Office hours of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta, Indonesia
JAM KERJA
Mon-Fri 9.00am - 6.00pm
icon
icon
Free Consultation
icon