Image

QUICK CONTACT













Image

Memahami Lebih Dalam Akan Teknologi Omni Channel Dalam E Commerce Website

28 Feb 2024 by Billy Gani
Omnichannel bukan lagi menjadi masa depan, tetapi sudah ada sekarang dan senantiasa penting, khususnya bagi Anda yang menjalankan bisnis berbasis ritel atau e-commerce. Beberapa tahun belakangan, omnichannel masih menjadi sebuah strategi yang perlu Anda pertimbangkan, tetapi sekarang sudah menjadi salah satu saluran berbelanja yang mengkombinasikan teknologi online dan offline dalam perjalanan belanja pengguna.
 
Dalam dunia yang bergantung pada teknologi saat ini, pengguna dan pelanggan menginginkan opsi omnichannel yang juga kuat. 
 
Pengguna dan pembeli dalam penjualan berbasis omni-channel menggunakan teknologi yang sekarang ini sudah tersedia dengan baik. Mereka dapat menjelajah menggunakan smartphone mereka ketika misalnya sedang menunggu antrian, membeli produk tertentu dari tablet mereka di rumah, dan pergi ke toko ritel untuk mendapatkan produk yang mereka inginkan secara langsung dengan mudah. Mereka tentunya mengharapkan pengalaman yang mulus dalam berbagai saluran pembelian tersebut.
 
Setiap bisnis perlu bekerja untuk menciptakan pengalaman yang kohesif antara berbagai saluran, dan hal ini dapat membedakan bisnis Anda dengan brand lain yang memiliki pendekatan pemasaran secara tradisional. Pendekatan yang lama tersebut mungkin dapat mengoptimalkan setiap saluran tersendiri, tetapi mungkin tidak mempertimbangkan pengalamannya secara lebih luas atau menyeluruh.
 
Omni-channel biasanya mencakup domain ritel yang besar, dibandingkan dengan bisnis berbasis start-up. Biasanya dijalankan secara utama dari toko fisik, dibandingkan dengan hanya menggunakan website, dan memfokuskan diri dalam pengalaman pengguna.
 
 
Apa Yang Sebenarnya Pelanggan Anda Inginkan?
 
Hal ini selalu menjadi salah satu pertanyaan besar bagi setiap bisnis ritel - bagaimana cara saya dapat memenuhi keinginan pelanggan? Ketika berbicara tentang teknologi omni-channel dan teknologi modern, hal ini masih tidaklah mudah untuk dijawab.
 
Anda dapat mulai dengan melakukan survei, tapi realitasnya, apa yang mereka ketahui tentang perkembangan teknologi? Pelanggan dapat memberitahu Anda data tentang apa yang mereka inginkan sesuai dengan apa pengalaman mereka. 
 
Ketika Anda bertanya pada orang yang hidup di tahun 1880 misalnya, tentang opsi transportasi pribadi yang mereka inginkan, mungkin mereka akan memberikan jawaban tentang seberapa besar kuda atau kereta yang menariknya. Bahkan motor atau mobil tidak akan muncul dalam benak mereka. 
 
Jika bisnis Anda fokus untuk menjadi inovatif dan menghadirkan teknologi terkini, Anda mungkin akan terkejut dengan jawaban yang Anda dapatkan. Namun, jawaban-jawaban ini tidak berarti bahwa upaya untuk terjun ke dalam beberapa solusi teknologi terbaru tidak akan disambut dengan antusias – hal ini mungkin hanya berarti Anda perlu melakukan lebih banyak upaya untuk mempromosikan opsi-opsi tersebut. 
 
 
Apa Status Dari Omni-Channel Terkait Hal Ini?
 
Hal ini kini telah bergeser, menurut hasil survei, dengan kesenjangan yang hampir sama antara preferensi berbelanja secara online dan preferensi ketika mereka belanja secara langsung pada toko.
 
Menariknya, masih ada perbedaan besar antara jumlah pembelanjaan pelanggan pada toko secara langsung dibandingkan dengan berbelanja secara online. Pelanggan yang disurvei menghabiskan 64% anggaran mereka pada toko fisik, dan hanya menyisakan 36% untuk pembelian produk secara online.
 
 
 
 
Terdapat perbedaan demografis yang jelas dalam perilaku belanja, dengan Generasi Baby Boomer dan Generasi Lanjut Usia yang berbelanja lebih sedikit secara online, sementara orang dewasa dengan keluarga dengan rentang usia yang lebih mudah banyak berbelanja secara online dibandingkan dengan orang yang belum berkeluarga.
 
Mengenai kapan dan mengapa pelanggan memilih saluran yang mereka pilih, hal ini bergantung pada saluran mana yang paling nyaman pada saat mereka mengaksesnya. Sangat sedikit dari pelanggan yang disurvei yang hanya membeli barang melalui satu atau dua saluran – sebaliknya, mereka cenderung memilih saluran berdasarkan kenyamanan atau efektivitas biaya.
 
Misalnya, pelanggan mungkin meneliti pembelian barang elektronik dalam jumlah besar secara online, namun lebih memilih untuk pergi dan melihat produknya secara langsung pada toko fisik. Meski demikian, sebanyak 25% data pelanggan mengatakan bahwa mereka melakukan pembelian online saat berada di dalam toko.
 
 
Bagaimana Teknologi Dapat Berubah Hingga Saat Ini?
 
Beberapa tahun lalu, berbelanja secara online masih baru menjadi dewasa ketika berbicara tentang popularitasnya, dan kita mengetahui bahwa pengguna cenderung berpindah-pindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya dalam perjalanan belanja mereka. Saat ini, semakin maju teknologi yang kita miliki, tentunya juga dalam bisnis dengan basis omni channel di dalamnya. Ada beberapa hal yang dapat berdampak besar pada masa depan. Mari kita lihat beberapa diantaranya :
 
 
Augmented Reality (AR)
 
AR sudah menjadi teknologi yang  sering digunakan dalam lingkungan bisnis berbasis ritel saat ini. Faktanya, penggunaan teknologi AR ini membantu pelanggan untuk memvisualisasikan produk dan tim sales untuk dapat menutup penjualan.
 
Contohnya seperti brand furnitur besar IKEA, yang menggunakan teknologi AR untuk membantu pelanggan memvisualisasikan tampilan furnitur atau peralatan di rumah mereka sendiri. Lego juga menggunakan AR untuk menunjukkan kepada pembeli seperti apa proyek yang selesai dibangun.
 
 
 
 
Satu hal tentang AR yang dapat dimanfaatkan adalah teknologi ini lebih mudah diakses oleh lebih banyak orang. Hal ini biasanya melibatkan penggunaan aplikasi untuk menciptakan visi, yang mana dengan menjamurnya penggunaan smartphone, dapat diakses oleh kebanyakan orang. 
 
Saat berada di dalam toko offline dari IKEA, Anda dapat aplikasi IKEA untuk mengetahui apakah lemari yang Anda inginkan dapat sesuai dengan ruangan yang Anda miliki di rumah. Hal ini menjadi salah satu pengalaman omni channel yang paling nyaman untuk pelanggan gunakan.
 
 
Virtual Reality (VR)
 
Realitas virtual (VR) cenderung lebih banyak diperdebatkan dalam hal ekspektasi, dibandingkan kemungkinan adopsi oleh pengguna. Jika dipikirkan secara lebih matang tentang mekanisme VR, untuk menggunakannya, setiap orang perlu memakai headset khusus, sehingga kurang praktis jika dibandingkan dengan AR. Seperti data dari Total Retail, penyerapannya lebih lambat dan VR dikategorikan sebagai teknologi yang “belum matang” jika digunakan dalam bisnis berbasis ritel.
 
Contohnya, Alibaba memimpin dengan mal virtual, sementara brand seperti Topshop telah menggunakan VR untuk menggalang interaksi di dalam toko dan menciptakan pengalaman yang menarik. Pengunjung toko North Face dapat mengenakan headset VR, lalu melakukan tur virtual ke Taman Nasional bersama influencer pendakian favorit mereka. 
 
Pengalaman “mencoba sebelum membeli” yang interaktif dan mendalam seperti ini adalah kekuatan sesungguhnya dari VR. Akan selalu membantu jika pelanggan dapat dengan mudah membayangkan diri mereka menggunakan produk tersebut.
 
 
 
Berikut adalah beberapa informasi tentang omni channel dan website e-commerce yang dapat dipertimbangkan untuk bisnis Anda. Jika Anda membutuhkan bantuan untuk membangun website berbasis e-commerce yang berkualitas, kami dapat membantu.

Eannovate hadir dengan layanan E-Commerce Web Development yang profesional & berkualitas di Jakarta, Indonesia. Layanan kami senantiasa dilengkapi dengan Custom UI / UX Design, Optimized CMS, Online Shop, dan Shopping Cart Web Development terbaik untuk kebutuhan bisnis Anda.

Selain itu, ExpressWeb juga kini hadir sebagai bagian dari Eannovate untuk memenuhi kebutuhan anda dalam memberikan layanan SEO Digital Marketing dan Website Design di Jakarta dengan harga yang lebih terjangkau serta cepat dan mudah, tanpa mengurangi kesan profesional dari perusahaan anda.

CONTACT US

Let's Work Together

Have cool projects to work on ?

CONTACT

Image
LOKASI

Sudirman 7.8 Tower, 16th Floor,
Jl. Jend. Sudirman Kav 7-8.
Central Jakarta. 10220

Image
TELEPON
+6221 5091 9703
Image
E-MAIL
hello@eannovate.co.id

Office hours of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta, Indonesia
JAM KERJA
Mon-Fri 9.00am - 6.00pm
icon
icon
Free Consultation
icon