This page is enhanced for Mobile user. Visit our full website here.

Google Analytics Segments & How to Use Them to Increase Revenue


24 Jun 2021 by Billy Gani

Google Analytics terlihat seperti gunung es. 91% kontennya berada di bagian permukaan. Jadi, ketika Anda menjelajah di sekitar laporan standar, memeriksa jumlah dari pengunjung bulanan atau pendapatan Anda per hari, Anda hanya mendapatkan 9% dari apa yang Google Analytics sebenarnya tawarkan untuk bisnis Anda. Sisanya tersembunyi di bawah permukaan, dan menunggu Anda untuk menemukannya.
 
Salah satu cara tepat untuk mulai menjelajahi gunung es dari Google analytics adalah melalui segmentasi, yang keduanya sederhana dan juga canggih.
 
Apa Saja Segmentasi Dari Google Analytics?
 
Segmentasi dari Google Analytics memberikan Anda kemampuan untuk menggali secara lebih dalam tentang insights dari data yang sudah Anda kumpulkan. Jadi, contohnya, mungkin Anda bertanya tentang apa perbedaan dari pengunjung berbasis perangkat seluler dan desktop. Dengan hal ini, Anda dapat membuat segmentasi dari perangkat seluler dan desktop, lalu Anda dapat menavigasikan masing-masing laporan untuk membandingkan data diantaranya untuk membedakan setiap perilaku di dalamnya.
Senantiasa ingat bahwa:
 
Segmentasi Pengguna, Sesi & Hit
 
Sebelum kita berlanjut pada pembahasan yang lebih dalam, penting bagi Anda untuk memahami berbagai tingkatan yang berbeda dari setiap segmentasi. Ada tiga tingkatan, yaitu:
 
Jadi, seseorang dapat menghasilkan beberapa sesi sekaligus dan setiap sesinya dapat memiliki beberapa hit di dalamnya.
 
Katakanlah, misalnya, Anda ingin mengisolasi semua orang yang telah menghabiskan lebih dari 4 juta rupiah dalam website Anda. Pengguna A mungkin telah menghabiskan 700k selama satu sesi dan tiga juta selama sesi lain dan  Pengguna B menghabiskan tiga juta rupiah hanya dalam satu sesi. Pada segmen pengguna, keduanya akan disertakan. Dalam segmen sesi, hanya Pengguna B yang akan disertakan.
 
Apakah Anda mulai melihat perbedaannya?
 
Perhatikan bahwa segmen pengguna hanya dapat menerapkan rentang tanggal maksimum 90 hari untuk sebuah laporan. Jika rentang waktu Anda lebih besar, mudah untuk melewatkan peralihan otomatis lebih dari 90 hari, jadi berhati-hatilah dalam menggunakannya.
 
Segmentasi Yang Sederhana
 
Segmentasi yang sederhana biasanya terdiri dari:
 
Segmentasi Yang Lebih Kompleks
 
Di bawah segmen sederhana, Anda dapat memilih segmen lanjutan yang lebih kompleks. Segmen ini terdiri dari:
 
 
Misalnya, jika Anda ingin memahami bagaimana membaca tentang bagaimana halaman produk Anda dapat mempengaruhi pendapatan per pengunjung, Anda dapat menggunakan ketentuan, contohnya seperti ini:
 
 
Sementara itu, untuk bagian sequences / urutan lebih menarik jika berbicara tentang e-commerce. Misalnya, katakanlah Anda ingin memisahkan pengguna yang meninggalkan keranjang mereka, seperti ini:
 
 
Anda dapat dengan mudah melihat ada lebih banyak fleksibilitas, dan banyak ruang untuk penyesuaian. Kondisi (conditions) dan urutan (sequences) membutuhkan sedikit pemahaman yang lebih dalam untuk dibuat jika dibandingkan dengan segmen sederhana.
 
Mengapa Segmentasi Dari Google Analytics Ini Penting Untuk Anda Perhatikan?
 
Saat Anda membuka Google Analytics, Anda dapat melihat data agregat dari semua pengunjung Anda. Hal tersebut berguna untuk pemeriksaan sekilas, tetapi jangan lupakan akan gunung es dari Google Analytics. Ada banyak wawasan yang tersembunyi di bawah permukaan Google Analytics, di luar agregat yang sudah Anda lihat. Seperti kata Avinash Kaushik, "Semua data secara agregat hanyalah omong kosong."
 
Jika Anda tidak memilah-milah data Anda dengan laporan dan segmen khusus dari Google Analytics, Anda akan benar-benar kehilangan 91% gunung es dari Google Analytics . Selain itu, jika Anda menggunakan AdWords atau Google Optimize untuk bereksperimen, Anda benar-benar dapat memanfaatkan segmentasi dari Google Analytics ini. 
 
Setelah Anda mengisolasi segmentasi, Anda dapat menggunakan segmen tersebut sebagai dasar untuk memahami audiens Anda.
 
Katakanlah Anda telah memisahkan alasan tentang mengapa keranjang  belanja terabaikandari contoh di atas,  Anda dapat dengan mudah meluncurkan kampanye pemasaran dengan AdWords yang menawarkan diskon untuk produk tertentu dalam keranjang pengguna (atau apa pun yang menurut Anda akan berhasil untuk audiens Anda).
 
Beberapa Segmentasi Google Analytics Yang Dapat Anda Gunakan
 
Jika Anda tidak puas dengan segmen Google Analytics yang direkomendasikan sebelumnya, jangan khawatir. Anda selalu dapat membuka Galeri solusi dari Google Analytics untuk mengimpor beberapa segmen lainnya seperti:
 
Pembeli & Non-Pembeli
 
Bagian ini cukup mirip dengan segmen konversi dan non-konversi yang dapat Anda temukan dalam Google Analytics.
 
Misalnya, jika Anda melihat bahwa orang yang membeli produk lebih cenderung membaca blog Anda jika dibandingkan dengan yang bukan pembeli, Anda dapat:
 
Tentu saja, hal ini hanya menjadi salah satu contoh. 
 
Anda mungkin juga dapat melihat pembeli melalui perangkat seluler vs. pembeli melalui desktop. Kami menyarankan untuk memisahkan kedua hal ini karena pengalaman pengguna perangkat seluler dan pengalaman pengguna desktop sangat berbeda.
 
 
Untuk penjelasan lebih lanjut, baca referensi artikel kami di bawah.
 
 
Berikut beberapa informasi yang dapat Anda pahami lebih dalam tentang segmentasi dari Google Analytics dan bagaimana Anda dapat menggunakannya untuk meningkatkan pendapatan dari bisnis Anda. Apakah Anda masih bingung untuk menggunakan SEO dalam bisnis dan website Anda? Jangan khawatir, kami dapat memberikan Anda solusinya.
 
Eannovate memberikan layanan terbaik untuk SEO services di Jakarta dengan FREE SEO Audit. Kami juga menyediakan layanan digital advertising untuk bisnis anda sehingga website anda dapat muncul pada pencarian page 1 di Google.
 
Copywriter yang kreatif dan berpengalaman dari tim kami siap untuk membuat konten asli dan berkualitas untuk mengaktifkan aktivitas online perusahaan anda. Buatlah perusahaan anda lebih dikenal oleh target audiens anda dengan menyerahkan layanan jasa Digital Marketing di Jakarta hanya pada Eannovate.
 
Selain itu, ExpressWeb juga kini hadir sebagai bagian dari Eannovate untuk memenuhi kebutuhan anda dalam pembuatan UI UX Design di Jakarta untuk website dan aplikasi perangkat dengan harga yang lebih terjangkau serta cepat dan mudah, tanpa mengurangi kesan profesional dari perusahaan anda.
 
Anda mencari website yang menyajikan informasi teknologi kreatif yang dilengkapi dengan berita startup, info gadget terupdate, dan berita di dunia IT terbaru serta terkini? Anda dapat mengunjungi blog kami, AlterSpace.
 
Jika ada pertanyaan mengenai aplikasi perangkat (mobile apps), UI UX dan digital marketing Jakarta,  jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami di

Telp : 021-5437-5601 (Senin - Jumat, 9 pagi - 5 sore) ,
 
Email : hello@eannovate.com atau menggunakan contact form.
 
 
 
 
Reference: Shopify