Image

QUICK CONTACT













Image

Mengenal Lebih Dalam Tentang Output Dari Proses Pemikiran Desain UX

14 Sep 2021 by Billy Gani
Apa yang sebenarnya dihasilkan oleh seorang desainer UX? Dalam artikel ini, kami akan mengeksplorasi beberapa konsep UX deliverables, sebuah istilah yang menggambarkan output atau hasil dari proses desain UX pada berbagai tahap. Hasil yang dihasilkan oleh desainer UX bervariasi sesuai dengan peran mereka dalam tim desain dan juga tergantung pada metode dan alat yang digunakan.
 
Proses desain UX biasanya mengikuti beberapa hal yang mirip dengan pendekatan pemikiran desain (design thinking), yang terdiri dari lima fase dasar:
 
  • Berempati dengan pengguna (belajar tentang audiens);
  • Mendefinisikan masalah (mengidentifikasi kebutuhan pengguna);
  • Ideate (menghasilkan ide untuk desain);
  • Prototype (mengubah ide menjadi contoh nyata); dan
  • Tes (mengevaluasi desain).

Dua fase pertama (berempati dan mendefinisikan masalah) sering dikelompokkan ke dalam istilah "User research" - yaitu, memahami sifat pengguna dan bagaimana hal ini mempengaruhi kebutuhan mereka. Setiap alat atau metode mungkin menghasilkan jenis keluaran yang berbeda, Berikut tujuh gambaran umum tentang apa saja hasil dari setiap proses desain UX.
 
Hasil User Research
 
Persona
 
Persona merupakan karakter fiksi yang dibangun oleh desainer sebagai semacam stereotip pengguna. Persona meliputi pengguna biasa, tujuan, motivasi, masalah yang mereka hadapi berkaitan dengan aplikasi, dan keterampilan mereka. Informasi lain seperti demografi dan latar belakang pendidikan dapat melengkapi persona. 
 
Bergantung pada ruang lingkup proyek, desainer akan menghasilkan sejumlah persona yang berbeda untuk menangkap bagian audiens seluas mungkin. Menghasilkan persona membantu desainer berempati dengan pengguna dan menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang siapa mereka dan apa yang ingin mereka capai.
 
Storyboard
 
Storyboard awalnya merupakan ide dari industri film. Pada dasarnya, hal ini merupakan gambaran strip komik, menceritakan tentang tindakan dan keadaan pengguna. Proses ini tidak hanya menunjukkan apa yang dilakukan pengguna, tetapi juga mengungkapkan lingkungan, yang mungkin memengaruhi bagaimana atau mengapa pengguna melakukan sesuatu.
 
Customer Journey Map
 
Peta perjalanan pengguna adalah diagram yang mewakili langkah-langkah atau proses yang diambil oleh pengguna dalam memenuhi tujuan tertentu. Dengan meletakkan proses di sepanjang garis waktu, para desainer dapat memahami perubahan dalam konteks serta motivasi, masalah, dan kebutuhan di sepanjang jalan. Dengan mengidentifikasi hambatan utama bagi pengguna, para desainer dapat lebih baik dalam mengidentifikasi masalah dan mulai melihat apa dan di mana produk atau layanan mungkin cocok diterapkan dalam sepanjang jalan untuk membantu pengguna.
 
 
Hasil Ide
 
Brainstorming
 
Brainstorming adalah proses di mana tim desainer menghasilkan ide tentang bagaimana mengatasi masalah dan peluang yang diidentifikasi dalam fase user research. Konsep di sini bergantung pada menghasilkan ide sebanyak mungkin, sehingga para desainer nantinya dapat menyaring ini dan mereduksinya menjadi ide-ide yang tampaknya paling menjanjikan. Poin utamanya adalah bahwa anggota tim bebas menjelajahi semua sudut pandang.
 
Alur Pengguna/ User Flow
 
Diagram alur pengguna adalah bagan sederhana yang menguraikan langkah-langkah yang harus diambil pengguna dengan produk atau layanan Anda untuk mencapai tujuannya. Berbeda dengan peta perjalanan pengguna, diagram alur pengguna hanya mempertimbangkan apa yang terjadi dengan produk Anda. Diagram ini dapat membantu desainer dengan cepat mengevaluasi efisiensi proses yang diperlukan untuk mencapai tujuan pengguna dan dapat membantu menentukan proses eksekusi dari ide-ide hebat yang diidentifikasi melalui brainstorming.
 
 
Membuat Prototipe Hasil Kerja
 
Sitemap
 
Sitemap atau peta situs menunjukkan hierarki dan struktur navigasi website. Peta semacam itu juga sering diproduksi untuk aplikasi seluler. Sitemap berfungsi untuk menunjukkan bagaimana konten akan diatur ke dalam "layar" atau bagian, dan bagaimana pengguna dapat bertransisi dari satu bagian layanan Anda ke bagian lain.
 
Low-Fidelity Prototype
 
Setelah sitemap Anda siap, Anda dapat mulai membuat sketsa tentang bagaimana konten akan diletakkan di setiap layar. Prototipe low-fidelity menghilangkan detail desain visual apa pun dan berfungsi sebagai panduan kasar untuk memungkinkan desainer merasakan bagaimana dan di mana mereka harus menempatkan konten. Prototipe dengan ketelitian rendah dapat dimulai sebagai sketsa yang digambar tangan dan kemudian disempurnakan sebagai gambar rangka gambar komputer, untuk memudahkan penyajian informasi di layar nyata, namun masih kurang detail desain visual.
 
High-Fidelity Prototype
 
Prototipe ini merupakan langkah selanjutnya dari prototipe low-fidelity. Prototipe ini menunjukkan semua detail desain visual dan typography suatu produk, seperti yang akan ditampilkan di layar secara nyata. Prototipe ini mempertimbangkan dimensi layar fisik dan diproduksi dalam ukuran yang sesuai dengan ukuran perangkat fisik. Meskipun hal ini membutuhkan lebih banyak waktu untuk diproduksi dibandingkan dengan prototipe low-fidelity, prototipe ini sering kali merupakan jenis ilustrasi yang ingin Anda tunjukkan kepada pelanggan atau klien Anda.
 
Prototipe Interaktif
 
Untuk mengevaluasi desain Anda dengan lebih baik, Anda dapat mengubah sketsa prototipe menjadi demonstrasi interaktif, yang bertujuan untuk menunjukkan bagaimana interaksi dapat bekerja dengannya. Perangkat lunak prototipe komersial memungkinkan Anda untuk menentukan area, transisi, dan peristiwa yang dapat diklik, untuk menghasilkan prototipe interaktif yang menangkap proses alur pengguna dan menunjukkan interaktivitas, tanpa harus menulis satu baris kode pun. 
 
Dalam beberapa kasus, Anda dapat menggunakan alat yang lebih sederhana, seperti PowerPoint atau Keynote. Lebih baik lagi, Anda dapat menggunakan prototipe interaktif ini dalam pengujian pengguna awal, bahkan sebelum kode apa pun ditulis. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa desain Anda kemungkinan besar akan berfungsi dengan baik, sebelum melakukan proses pengembangan selanjutnya.
 
Hasil Evaluasi
 
Laporan Kegunaan / Usability Report
 
Setelah Anda memiliki desain yang dapat diimplementasikan, Anda dapat mulai menjalankan beberapa evaluasi desain ini dengan pengguna nyata. Evaluasi dapat mengambil banyak bentuk. Anda dapat meminta beberapa pengguna mencoba desain Anda dan kemudian mewawancarai mereka, atau bekerja dengan mereka dalam kelompok diskusi secara kualitatif. Anda dapat meminta pengguna untuk menyelesaikan tugas tertentu dengan prototipe Anda, sementara Anda mengukur hal-hal seperti jumlah kesalahan, jumlah klik, atau waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas. 
 
Anda juga dapat meminta mereka untuk melakukan tugas yang sama menggunakan prototipe yang menawarkan implementasi desain alternatif, sehingga Anda dapat membandingkannya dan melihat desain mana yang lebih baik (A/B testing, Anda dapat membaca lebih lanjut di sini).
 
Ada banyak cara untuk mengevaluasi sebuah desain. Tidak peduli apa yang akhirnya Anda lakukan untuk evaluasi, Anda harus meringkas temuan Anda ke dalam laporan kegunaan. Laporan kegunaan lengkap biasanya berisi bagian berikut:
 
  • Ringkasan Latar Belakang -  apa yang Anda uji, di mana dan kapan, alat dan perlengkapan yang Anda gunakan dan siapa yang terlibat dalam penelitian.

  • Metodologi -  bagaimana Anda melakukan evaluasi, tugas apa yang Anda minta untuk dilakukan pengguna, data apa yang dikumpulkan, skenario apa yang digunakan, siapa pesertanya, dan demografi mereka.

  • Hasil Pengujian -  analisis semua data yang dikumpulkan, termasuk ilustrasi seperti diagram batang dan deskripsi tekstual dari temuan, dan feedback dari pengguna yang mungkin sangat ilustratif atau membangun.

  • Temuan & Rekomendasi -  apa yang Anda rekomendasikan, berdasarkan data yang Anda kumpulkan dan temuan Anda? Tuliskan apa yang berhasil dengan baik, apa yang tidak, dan mengapa. Nyatakan apa yang harus dilakukan selanjutnya untuk meningkatkan desain atau melanjutkan proses.

Ingatlah bahwa laporan kegunaan mungkin diarahkan pada sejumlah peran lain dalam proyek Anda. Manajer mungkin hanya memerlukan ringkasan eksekutif dan pernyataan tentang bagaimana temuan tersebut berdampak pada garis waktu proyek secara keseluruhan. Desainer lain akan lebih tertarik pada bagaimana Anda melakukan evaluasi dan menginginkan semua detailnya. Developer mungkin hanya tertarik pada temuan dan rekomendasi Anda. Pastikan bahwa laporan Anda terstruktur dan berisikan kalimat yang tepat untuk audiensnya.
 
Laporan Analitik
 
Ketika produk yang dirancang telah dirilis dan telah berjalan untuk sementara waktu, perusahaan Anda mungkin menyediakan beberapa data analitik untuk Anda. Melihat data ini, Anda bisa mendapatkan insight lebih tentang cara meningkatkan kegunaan, terutama jika data ini berisi transisi dan perilaku pengguna dalam produk Anda.
 
Misalnya, Anda mungkin menemukan bahwa banyak pengguna di website e-commerce tidak mendaftar untuk menyelesaikan pembelian. Apakah berarti proses pendaftarannya tidak cukup mudah? Apakah berarti mereka tidak melihat ada opsi seperti itu? 
 
Laporan analitik berisi wawasan dari data ini dan menyoroti area dimana desain dapat ditingkatkan. Meskipun tergoda untuk hanya memasukkan visual dan bagan yang terlihat baik dan dihasilkan secara otomatis oleh alat seperti Google Analytics, pekerjaan desainer UX tidak hanya untuk meletakkan fakta tetapi juga untuk menafsirkannya. 
Jadi, pastikan bahwa laporan Anda berisi data, dan juga penjelasan serta rekomendasi yang masuk akal tentang apa yang harus dilakukan. Hal ini juga menjadi catatan yang berguna sehingga Anda dapat melihat dampak perubahan desain yang mungkin terjadi pada website Anda, setelah Anda mengidentifikasi masalah dan mencoba mengatasinya.
 
Banyak dari desainer UX yang hanya menyampaikan design process mereka melalui gambar rangka, prototipe, diagram alur, peta website, dan laporan kegunaan/analisis. Jenis output yang Anda hasilkan mungkin perlu "disesuaikan" dengan siapa Anda akan membagikannya juga.
 
Dalam peran Anda sebagai desainer UX, Anda selalu harus menghasilkan output untuk setiap tahap proses pemikiran desain. Entah jika Anda menyimpannya untuk diri sendiri atau membaginya dengan orang lain, Anda perlu melatih keterampilan dalam beragam alat dan metodologi mungkin, dan menjadi terbiasa dengan semua jenis hasil UX di luar sana.
 
 
 
Berikut adalah beberapa informasi dan pemahaman tentang output yang Anda dapatkan dari setiap langkah proses pemikiran dalam mendesain UX suatu aplikasi. Jika Anda masih memerlukan bantuan dalam pengoptimalannya, kami dapat membantu.
 
Eannovate sebagai salah satu agency web development di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik dapat membantu anda dalam bidang UI UX Design di Jakarta. Atau jika anda hanya memerlukan aplikasi perangkat dan website sederhana yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, ExpressWeb juga kini hadir sebagai bagian dari Eannovate untuk memenuhi kebutuhan anda dengan cepat serta harga terjangkau tanpa mengurangi kesan profesional dari perusahaan atau bisnis anda.
 
Selain itu, Eannovate sebagai salah satu SEO agency di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik juga hadir untuk membantu anda dalam bidang SEO digital marketing di Jakarta. Dengan memberikan layanan terbaik untuk SEO services di Jakarta seperti FREE SEO Audit, kami menjamin bahwa website anda dapat kami diagnosa dan membuatnya muncul pada pencarian page 1 di Google. Buatlah perusahaan anda lebih dikenal oleh target audiens anda dengan menyerahkan layanan jasa Digital Marketing di Jakarta hanya pada Eannovate.
 
Anda mencari website yang menyajikan informasi teknologi kreatif yang dilengkapi dengan berita startup, info gadget terupdate, dan berita di dunia IT terbaru dan terkini? Anda dapat mengunjungi blog kami, AlterSpace.
 
Jika ada pertanyaan mengenai aplikasi perangkat (mobile apps), UI UX dan SEO digital marketing Jakarta,  jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami di
Telp : 021-5437-5601 (Senin - Jumat, 9 pagi - 5 sore) ,
 
Email : hello@eannovate.com atau menggunakan contact form.
 
 
 

CONTACT US

Let's Work Together

Have cool projects to work on ?

CONTACT

Image
LOKASI
INDONESIA

Ruko Kosambi Baru blok A ext 1 no 66. Jakarta Barat.

Image
TELEPON
INDONESIA
+62813 8251 8448
Image
E-MAIL
hello@eannovate.com

Office hours of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta, Indonesia
JAM KERJA
Mon-Fri 9.30am - 6.00pm
icon
icon
Free Consultation
icon