Image

QUICK CONTACT













Image

Mengenal Lebih Dalam Tentang A/B Testing Dalam Pengoptimalan Mobile Apps

27 Aug 2021 by Billy Gani
Dengan semakin berkembangnya penggunaan aplikasi dan persaingan yang menjadi lebih kompetitif dari sebelumnya, mengetahui cara yang tepat dalam mengoptimalkan aplikasi perangkat Anda sangatlah penting. Bahkan, perubahan kecil dalam pengalaman pengguna (user experience) dari aplikasi Anda dapat berdampak signifikan pada rasio konversi, sehingga penting untuk menguji teknik apa yang terbaik untuk aplikasi perangkat Anda. 
 
Contohnya, perusahaan e-commerce WallMonkeys meningkatkan rasio konversinya sebesar 550% dengan A/B testing atau pengujian A/B. Jenis pengujian ini adalah praktik penting untuk semua pemasar aplikasi perangkat karena dapat memberikan kejelasan tentang bagaimana aplikasi Anda dapat dioptimalkan. Dalam artikel ini, kami akan memberikan beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang A/B testing, termasuk praktik yang baik untuk hasil optimal dari aplikasi perangkat Anda.
 
A/B Testing Pada Mobile Apps
 
A/B testing merupakan sebuah eksperimen yang dilakukan dengan mengelompokkan pengguna ke dalam dua (atau lebih) grup dan melihat bagaimana variabel mempengaruhi perilaku pengguna. Hal ini biasanya digunakan untuk mengidentifikasi pengalaman pengguna terbaik dan memberikan hasil terbaik. Setelah cukup banyak pengguna yang melakukan eksperimen, dapat diketahui statistik dan data mengenai versi aplikasi mana yang menghasilkan konversi lebih tinggi.
 
Misalnya, ketika developer aplikasi menyertakan game dalam perangkat seluler yang menyertakan pembelian dalam aplikasi untuk level tambahan. Developer aplikasi mungkin ingin menguji banner yang berbeda untuk setiap tingkat dan melihat mana banner yang paling banyak diklik.
 
Saat melakukan A/B testing, sangat penting untuk mengembangkan hipotesis sebelum menerapkan pengujian apa pun. Hal ini akan membantu Anda dalam performa aplikasi meningkatkan dari waktu ke waktu. Percobaan umum ini memberi Anda wawasan yang dapat ditindaklanjuti dan dapat membantu Anda mencapai tujuan. Misalnya, Sony menguji berbagai tombol ajakan bertindak (CTA) pada iklan banner mereka. Mereka menguji "Make it personal" dan "Customize your VAIO" lalu menemukan bahwa opsi terakhir meningkatkan CTR sebesar 6% dan meningkatkan jumlah pengguna yang memasukkan produk keranjang belanja bertambah sebesar 21,3%.
 
Dengan menjalankan A/B testing, Anda dapat menentukan, berdasarkan pengguna sebenarnya, versi mana yang berkinerja lebih baik. Setelah pengujian mencapai signifikansi statistik, Anda dapat meluncurkan hasil versi terbaru ke semua pengguna dan meningkatkan tingkat konversi secara keseluruhan.
 
Manfaat A/B Testing
 
Sama seperti A/B testing pada website, Anda dapat menguji berbagai hipotesis untuk pengalaman dalam aplikasi perangkat dan membuat perubahan pada pengalaman aplikasi berdasarkan data yang sudah dimiliki. Anda dapat menentukan berdasarkan statistik tentang apa dampak perubahan yang Anda lakukan pada aplikasi, dan mengukur dengan tepat seberapa besar dampak itu nantinya.
 
Selain itu, Anda juga dapat:
  • Mengoptimalkan engagements pengguna dalam aplikasi;
  • Mempelajari tentang apa tindakan yang berhasil untuk grup audiens yang berbeda;
  • Mengamati dampak fitur baru; dan
  • Mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang perilaku pengguna.

Dengan terus menjalankan pengujian pada aplikasi perangkat, Anda dapat terus meningkatkan pengalaman pengguna akan aplikasi seluler dan meluncurkan fitur baru yang Anda tahu akan meningkatkan metrik konversi Anda. Semakin awal Anda dapat memulai A/B testing dan mengembangkan hipotesis berkelanjutan, semakin cepat Anda dapat memastikan bahwa aplikasi (dan iklan Anda) berada dalam performa  terbaik.
 
Itulah alasan mengapa perusahaan besar seperti Facebook, Amazon, dan Google terus-menerus menjalankan A/B testing pada aplikasi perangkat mereka. A/B testing sangat diperlukan untuk pengoptimalan pengalaman dan pengoptimalan tingkat konversi serta personalisasi pada perangkat seluler.
 
 Jenis A/B Testing Untuk Aplikasi Perangkat
 
Ada dua jenis A/B testing yang relevan untuk Anda sebagai pemasar aplikasi. Keduanya bekerja dengan prinsip yang sama (menggunakan kelompok audiens yang sebanding untuk menemukan variabel positif) tetapi memiliki fungsi yang berbeda :
 
  • Pengujian A/B Dalam Aplikasi (In-App A/B Testing)

    Dengan menggunakan metode ini, developer dapat melihat bagaimana perubahan pada metrik UX dan UI aplikasi seperti waktu sesi, interaksi, tingkat retensi, kekakuan (stickiness) , dan LTV. Selain itu, ada juga metrik khusus yang akan bergantung pada fungsi spesifik aplikasi Anda.
  • Pengujian A/B Untuk Kampanye Pemasaran

    Untuk Anda sebagai pemasar dari aplikasi, A/B testing merupakan cara untuk mengoptimalkan rasio konversi, mendorong pemasangan/ install, dan berhasil menargetkan ulang pengguna. Misalnya, menemukan materi iklan mana yang paling cocok untuk kampanye akuisisi pengguna baru, atau mempelajari materi iklan mana yang membuat pengguna yang berhenti bekerja kemungkinan besar akan kembali.

Beberapa Praktik Untuk A/B Testing

Tentukan Apa Yang Ingin Anda Uji

Pada tahap awal, penting bagi Anda untuk mengetahui alasan mengapa Anda menguji variabel tertentu. Jangan mulai pengujian sebelum Anda memiliki hipotesis yang jelas dan tahu bagaimana Anda akan melanjutkan berdasarkan hasil yang berbeda. Hal ini mungkin tampak seperti langkah sederhana, tetapi mengetahui mengapa Anda menerapkan pengujian ini dapat memastikan Anda agar tidak membuang waktu dan uang untuk pengujian yang tidak akan memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti.
 
Bersikap Terbuka Dari Hasil Analisis

Perilaku pengguna akan selalu rumit, dan hal tersebut dapat membuat A/B testing Anda terkadang mengungkapkan hasil yang mengejutkan.
 
Jangan Mempersingkat Tes Anda – Bahkan Jika Anda Tidak Melihat Hasilnya

A/B testing sangat bernilai bahkan ketika hipotesis Anda ternyata salah, atau ketika hasilnya tampak meyakinkan di awal periode pengujian. Sangat penting untuk tetap menjalankan tes dalam waktu yang tepat sehingga Anda memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi dalam hasilnya.
 
Jangan Hentikan Pengujian Anda Dengan Perubahan Tambahan

Karena A/B testing untuk aplikasi perangkat berbicara tentang mengidentifikasi variabel mana yang akan meningkatkan kinerja, sangat penting untuk tidak membuat perubahan di tengah pengujian. Hal ini mengurangi kepercayaan yang Anda miliki terhadap hasil analisis karena Anda tidak akan lagi tahu perubahan mana yang telah menghasilkan hasil yang diinginkan. Senantiasa ingat bahwa Anda mencoba menemukan sebab dan akibat berdasarkan hasil yang meyakinkan.
 
Tes Musiman

Anda dapat menguji variabel yang sama di musim atau waktu yang berbeda dan menemukan hasil yang berbeda. Misalnya, materi iklan tertentu yang tidak berkinerja baik di musim panas akan mendapatkan hasil yang mengesankan di musim hujan. Hal ini sangat penting untuk platform vertikal seperti e-commerce, di mana pengguna akan memiliki insentif yang jelas untuk berperilaku tergantung pada musim.
 
Evaluasikan Performa Aplikasi Berdasarkan Tes Anda, Bukan Hanya Dari Studi Kasus

Menggeneralisasi hasil A/B testing berdasarkan hanya satu kasus akan dianggap sebagai asumsi yang salah. Dengan melakukan hal tersebut, Anda dapat mengabaikan ruang vertikal spesifik, audiens target, dan atribut dari brand Anda. Beberapa ide yang berbeda mungkin berhasil untuk website dan audiens Anda, tetapi sebagian besar tidak akan berjalan sama dengan mudah. Dengan begitu, banyak pengujian A/B yang tersedia dan dapat dibaca serta dipelajari. Ingatlah bahwa temuan dari hasil A/B testing belum tentu berhasil untuk audiens Anda. Sebaliknya, pengembangan dan pengujian hipotesis Anda sendiri dapat menunjukkan apa yang mendapatkan hasil.
 
 
 
Berikut adalah beberapa tips dan pemahaman yang dapat Anda mengenai pentingnya A/B testing dalam mengoptimalkan mobile app Anda. Jika Anda masih membutuhkan bantuan dalam mengelola dan mengembangkan aplikasi perangkat yang sesuai dan diperlukan untuk bisnis Anda dengan harga yang bersaing dan juga kualitas yang tidak diragukan, Eannovate hadir untuk Anda.
 
Eannovate hadir dengan memberikan layanan terbaik untuk Mobile App Development di Jakarta, termasuk jasa Konsultasi Produk, Project Management, UI / UX Design, Development, Testing, Deployment (ke server App Store / PlayStore atas nama perusahaan klien), Source-Code, serta FREE Maintenance selama 3 bulan. Kami menjamin bahwa aplikasi Anda akan dibangun sesuai dengan kebutuhan usaha Anda dan menyediakan penanganan jika terjadi masalah pada aplikasi Anda.
 
Selain itu, kami juga memiliki layanan SEO Digital Marketing di Jakarta lengkap dengan copywriter yang kreatif dan berpengalaman dari tim kami untuk membuat konten asli dan berkualitas untuk mendukung aktivitas online dari bisnis Anda. Buatlah perusahaan Anda lebih dikenal oleh target audiens dengan menyerahkan layanan jasa Mobile App Development di Jakarta hanya pada Eannovate.
 
Anda sedang mencari portal berita yang menyajikan informasi teknologi kreatif yang dilengkapi dengan berita startup, info gadget terupdate, dan berita di dunia IT terbaru serta terkini? Anda dapat mengunjungi blog kami, Alterspace.
 
Jika ada pertanyaan mengenai aplikasi perangkat (mobile apps), UI UX dan digital marketing Jakarta,  jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami di
 
Telp : 021-5437-5601 (Senin - Jumat, 9 pagi - 5 sore),
 
Whatsapp : +62813-8251-8448
Email : hello@eannovate.com atau menggunakan contact form.
 
 
 
 
Reference: Adjust

CONTACT US

Let's Work Together

Have cool projects to work on ?

CONTACT

Image
LOKASI
INDONESIA

Ruko Kosambi Baru blok A ext 1 no 66. Jakarta Barat.

Image
TELEPON
INDONESIA
+62813 8251 8448
Image
E-MAIL
hello@eannovate.com

Office hours of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta, Indonesia
JAM KERJA
Mon-Fri 9.30am - 6.00pm
icon
icon
Free Consultation
icon