Image

QUICK CONTACT













Image

Mengenal Beberapa Dampak Negatif Dari Mengkonsumsi Terlalu Banyak Butter Bagi Tubuh

22 Mar 2021 by Billy Gani
Butter atau mentega memang membuat makanan Anda senantiasa lebih nikmat, tetapi Anda perlu berpikir dua kali sebelum memasukkan sebatan butter ke dalam kue atau resp mashed potato yang Anda buat. Sama seperti makanan lainnya, butter senantiasa digunakan dalam takaran tertentu. Tetapi jika Anda mulai menggunakannya untuk setiap roti panggang Anda pada pagi setiap harinya, mungkin Anda secara tidak sadar menempatkan diri pada pengembangan resiko tertentu bagi tubuh Anda.
 
Butter atau mentega memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi, dan jika Anda mengkonsumsinya secara berlebihan, tentunya hal ini dapat meningkatkan masalah pada jantung Anda,” jelas Trista Best, seorang Ahli Gizi Terdaftar pada Balance One Supplements.
 
Masalah lain yang dapat bermunculan ketika Anda mengkonsumsi terlalu banyak butter (dan banyaknya lemak jenuh secara umum) adalah hal tersebut dapat membawa Anda pada peningkatan berat badan yang berlebih dan menyebabkan obesitas. Hal ini menjadi salah satu faktor umum terjadinya kegagalan pada jantung dan masalah serius lainnya. “Butter atau mentega mengandung kalori (sekitar 100 kalori per sendok makan) dan mengkonsumsinya terlalu banyak dapat mengakibatkan peningkatan berat badan yang serius,” ujar Lisa Young, PhD, salah satu RDN dan penulis Finally Full,Finally Slim.
 
Karena karakteristik dari produk dairy ini, bersamaan dengan produk lainnya, ada beberapa efek berbahaya yang dapat Anda pahami sebelum mengkonsumsi terlalu banyak butter atau mentega, menurut para ahli:
 
Butter Dapat Meningkatkan Kadar LDL - Kolesterol Jahat Dalam Tubuh
 

 
Butter atau mentega senantiasa tinggi dalam kandungan lemak jenuhnya. Satu sendok makan butter berkisar antara 7 gram, yang merupakan sepertiga dari konsumsi yang dianjurkan,” jelas Leann Poston MD, MBA, MEd. Ia juga menjelaskan bahwa mengkonsumsi makanan yang tinggi akan lemak jenuh dapat meningkatkan kadar LDL ("jahat") dan kolesterol HDL Anda. Peningkatan kolesterol LDL dapat menyebabkan aterosklerosis dan aterosklerosis dapat meningkatkan risiko pembekuan darah, stroke, hingga serangan jantung.
 
Dapat Meningkatkan Resiko Datangnya Penyakit Jantung
 
Seperti yang sudah disebutkan oleh Leann Poston, peningkatan kolesterol LDL dapat disebabkan karena mengkonsumsi terlalu banyak butter atau mentega dan juga memiliki efek negatifnya tersendiri. “Butter merupakan lemak jenuh yang dapat berkontribusi langsung pada penyakit jantung ketika dikonsumsi secara berlebihan,” jelas Young. Dan juga, butter dengan makanan yang mengandung lemak jenuh yang tinggi lainnya meningkatkan kolesterol LDL yang dapat menyumbat arteri dan menjadi sumber utama dari serangan jantung.
 
Morgyn Clair, Ahli Gizi dan Nutritionist yang terdaftar pada Sprint Kitchen, setuju bahwa hubungan antara mengkonsumsi terlalu banyak butter dengan penyakit jantung. Butter sulit bekerjasama dengan sistem kardiovaskular karena konten lemak jenuh yang dimilikinya. Lemak jenuh ini menumpuk plak pada bagian arteri, menurunkan efisiensi kerja dari aliran darah. Dan plak ini dapat berdampak buruk seperti serangan dan penyakit jantung, atau bahkan stroke.
 
Butter Berkontribusi Dalam Membangun Visceral Fat Dalam Tubuh


 
Studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi terlalu banyak butter atau mentega dapat meningkatkan kemungkinan Anda untuk membangun visceral fat yang berlebih. 
"Konsumsi butter atau mentega yang berlebihan dapat menyebabkan kelebihan visceral fat yang tersimpan jauh di dalam perut Anda karena tingginya kadar lemak jenuhnya," kata Malorie Thompson, ahli gizi PN1. "Lemak dalam perut senantiasa terkait dengan peningkatan beberapa kondisi kesehatan yang negatif seperti penyakit jantung, Alzheimer, dan diabetes tipe 1."
 
Butter Yang Dikonsumsi Berlebihan Dapat Meningkatkan Resiko Obesitas
 
Bukanlah hanya menumpuknya visceral fat yang menjadi masalah tetapi juga meningkatnya berat badan,” ujar Chrissy Arsenault, MBA, RDN, LD. “Butter atau mentega memiliki lebih dari 100 kalori per sendok makan. Ketika Anda menggunakannya dengan kuantitas yang cukup banyak, kalori tersebut senantiasa bertambah, apalagi karena adanya kandungan lemak jenuh di dalamnya. Obesitas dapat terjadi dan menyebabkan masalah pada jantung lainnya, diabetes, bahkan menjadi penyebab kanker.
 
Chrissy juga menyebutkan bahwa kesimpulannya adalah, masih banyak cara lain untuk menambahkan rasa gurih pada makanan tanpa membuatnya menjadi tidak sehat. Minyak zaitun memiliki kalori yang hampir sama dengan butter per sendok makannya tetapi tidak memiliki kolesterol jahat dan lemak jenuh yang kadarnya jauh lebih sedikit, membuatnya menjadi salah satu alternatif Anda.
 
Butter Dapat Menyebabkan Peningkatan Trigliserida Dalam Tubuh
 
"Lemak jenuh yang padat pada suhu ruangan dapat meningkatkan kolesterol dan trigliserida dalam tubuh Anda," ujar Lisa Richards, ahli gizi dan penulis The Candida Diet. Peningkatan dua penanda biometrik ini akan meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke secara signifikan. Hal ini dikarenakan kadar kolesterol dan lemak yang bersirkulasi dan dapat menyebabkan penyumbatan arteri, faktor utama dari penyebab serius masalah kardiovaskular.
 
Konsumsi Butter Yang Berlebih Dapat Mendatangkan Risiko Alzheimer & Demensia
 
Menurut riset dan jurnal medis pada tahun 2018 dari Current Alzheimer Research, ada asosiasi positif yang ditemukan antara asupan lemak jenuh yang lebih tinggi (seperti mentega) dan kemungkinan dalam resiko terjadinya penyakit Alzheimer dan demensia.
 
Studi juga menunjukkan bahwa dari 8.630 partisipan, ditemukan bahwa asupan lemak jenuh makanan yang lebih tinggi secara signifikan dikaitkan dengan peningkatan risiko masing-masing sebesar 39% dan 105% untuk penyakit alzheimer dan demensia.
 
 
Berikut adalah beberapa dampak negatif yang mungkin dapat terjadi jika mengkonsumsi terlalu banyak mentega / butter setiap harinya. Tetapi, bukan berarti Anda tidak dapat mengkonsumsinya. Anda hanya perlu secara tepat membatasi penggunaannya sehingga tetap memberikan rasa nikmat dalam makanan Anda dan juga senantiasa tetap menyehatkan tubuh. 
 
Hal tersebut juga kiranya didukung dengan menggunakan butter yang juga berkualitas untuk konsumsi Anda dari waktu ke waktu. Dalam menyediakan butter yang berkualitas, Dairy Diary sebagai distributor mentega Anchor di Indonesia dapat membantu Anda.
 
Dairy Diary (Anchor Food Professionals) merupakan distributor bahan baku kue di Indonesia yang menyediakan berbagai produk Anchor food professional berkualitas dan terbaik seperti mentega/ Anchor butter, cream cheese (krim), milk (susu), natural cheese dan processed cheese (keju) sebagai wujud persembahan dari PT Fonterra Brands Indonesia. Dairy Dairy merupakan salah satu bentuk komitmen Fonterra Indonesia dalam memajukan bisnis food service khususnya dalam bidang bahan baku kue & produk mentega di Indonesia.
 
 
 
 
Reference: EatThis

CONTACT US

Let's Work Together

Have cool projects to work on ?

CONTACT

Image
LOKASI
INDONESIA

Ruko Kosambi Baru blok A ext 1 no 66. Jakarta Barat.

Image
TELEPON
INDONESIA
+62813 8251 8448
Image
E-MAIL
hello@eannovate.com

Office hours of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta, Indonesia
JAM KERJA
Mon-Fri 9.30am - 6.00pm
icon
icon
Free Consultation
icon