Image

QUICK CONTACT













Image

How to Address Attention Spans with SEO in 2020

18 Sep 2020 by Billy Gani
Benarkah jika rentang perhatian kita semakin menurun? Apakah “rentang perhatian ikan mas” benar-benar terjadi nyata? Bertentangan dengan kepercayaan populer, tentunya tidak ada bukti nyata dari pernyataan bahwa rentang perhatian kita sebagai manusia senantiasa berkurang. Faktanya, teori rentang perhatian ikan mas ini hanyalah mitos yang beredar semenjak 20 tahun lalu. Karena rentang perhatian dari ikan mas pada aslinya secara mistis telah berkembang dari 5 menjadi 9 detik sementara rentang perhatian manusia diperkirakan telah menyusut dari 12 menjadi 8 detik.
 
Jadi, apa yang dibuat oleh para kreator konten dan spesialis SEO untuk memperhatikan bagaimana cara mereka menarik perhatian pengguna? Berikut ini beberapa penjelasan lebih dalam tentang rentang perhatian dan bagaimana pengaplikasiannya dalam setiap tantangan SEO.
 
Apa Yang Dimaksud Dengan Rentang Perhatian (Dan Ilmu Di Baliknya)
 
Merriam Webster mendefinisikan rentang perhatian sebagai lamanya waktu yang dikonsentrasikan atau rentang waktu dimana seseorang tertarik dalam sebuah hal (seperti seseorang atau kelompok). Dan juga penelitian berbasis “Yale Journal of Biology & Medicine”  menjelaskan bahwa kemampuan kognitif untuk mengalokasikan perhatian kita secara selektif memungkinkan kita untuk memprioritaskan hanya beberapa elemen lingkungan sambil menyaring yang lain. Rentang perhatian kita bergantung pada kedua faktor internal dan eksternal. Faktor internal merupakan faktor-faktor seperti genetika dan biologis manusia sementara faktor eksternal merupakan elemen lingkungan sekitar yang kita pilih untuk difokuskan terlebih dahulu.
 
Hal yang membuat kita semakin sulit untuk memiliki rentang perhatian yang panjang adalah banyaknya distraksi atau gangguan selama perjalanannya. Meskipun penelitian tentang apakah rentang perhatian manusia menyusut pada tingkat biologis tidak meyakinkan, tidak dapat disangkal bahwa peningkatan gangguan senantiasa ada, terutama pada komputer atau smartphone.
 
The Guardian melaporkan sebuah studi beberapa tahun lalu tentang perubahan dalam perhatian kolektif secara global menemukan bahwa banyaknya informasi dikorelasikan dengan meningkatkan rasio perubahan dari perhatian kolektif. Contohnya: Saat melihat ke dalam 50 hashtag harian global pada aplikasi Twitter, para ilmuwan menemukan bahwa puncaknya terjadi semakin curam dan sering: Pada tahun 2013, sebuah hashtag tetap berada di 50 teratas selama rata-rata 17,5 jam. Hal ini secara bertahap berkurang menjadi 11,9 jam pada tahun 2016.
 
Namun, kita juga sering melihat bahwa konsumsi dari konten yang panjang senantiasa berkembang. Ketika setiap orang berfokus pada suatu hal yang memang mereka sukai, mereka tidak mudah untuk terdistraksi. Konten panjang yang hidup senantiasa baik jika bernilai dan menarik. Sebagai contoh, di tahun 2006, hanya 22% orang dewasa di populasi US yang mendengarkan podcasts jika dibandingkan dengan 75% pada tahun 2020 ini. Hal yang sama juga berlaku bagi video. Di tahun 2006, rata-rata video dalam YouTube berdurasi 2,4 menit, dan di tahun 2018 berubah menjadi 15,1 menit. Lalu, bagaimana dengan konten pendek berdurasi 1 menit seperti di TikTok?
 
Pada dasarnya, menghibur orang di TikTok adalah satu hal sementara menjelaskan subjek kompleks seperti fisika dalam YouTube menjadi masalah yang sama sekali berbeda. Namun, Anda dapat melakukan keduanya: mengunggah video yang lebih panjang dan mirip di YouTube lalu mempublikasikan video eksperimen sains 60 detik di TikTok - dengan cara ini Anda menyesuaikan konten dengan cerdas ke setiap platform dan terlibat dengan penonton dengan cara yang benar.
 
Mengapa Rentang Perhatian Sulit Diukur
 
Rentang perhatian bukanlah nilai absolut, kehadirannya berbeda tergantung dari umur dan konteks yang dimiliki oleh masing-masing individu. 
 
Membuat konten Anda menjadi lebih singkat secara random untuk setiap saluran serta membahas terlalu banyak rincian bukanlah tujuan mutlak Anda - hal tersebut tidak akan ada gunanya bagi Anda. Ide, konteks, dan niat pengguna Anda memainkan peran besar saat kita berbicara tentang rentang perhatian.
 
Sebagai contoh, unggahan media sosial tentang podcast terbaru haruslah ringkas dan padat serta meningkatkan nilai untuk pengguna yang juga meningkatkan kemungkinan bagi mereka untuk menekan tautan ke dalam podcast tersebut. Penting untuk mengunggah newsfeed yang bervariasi dan senantiasa ada pada media sosial karena banyaknya distraksi yang terdapat di dalamnya. Hal ini menunjukkan salah satu contoh bagaimana rentang perhatian bekerja.
 
Contoh lainnya adalah ketika pengguna menekan tutan dalam unggahan media sosial, mencoba mendengarkan podcast tersebut. Disinilah perhatian mereka terkonsentrasi sebagai puncak karena mereka mencoba untuk memahami apakah podcast tersebut benar-benar menarik karena dimasukkan dalam label media sosial tertentu.
 
Dan akhirnya, mereka dapat melihat lebih dalam terhadap penggunaan video. Kita dapat melihat seberapa sukses format video pendek, khususnya pada individu berusia sekitar 16-24 tahun. Yang cukup menarik, statistik menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang dihabiskan setiap hari oleh pengguna di TikTok adalah 52 menit - agak mirip dengan waktu yang dihabiskan untuk menonton episode acara favorit di platform streaming seperti Netflix.
 
Rentang waktu dalam kedua kasus adalah sama tetapi dalam segi format konten, cara pendistribusiannya dan intensi pengguna , tentunya berbeda. Pengguna TikTok mengambil konsumsi entitas konten yang lebih sedikit dalam waktu yang panjang sementara target audiens dari online show mengkonsumsi lebih banyak konten dalam kurun waktu yang sama. Keduanya berjalan dengan baik karena setiap pengguna berkoneksi langsung dengan konten di dalamnya.
 
Cara Menarik Perhatian Pengguna Menggunakan SEO
 
Tantangan dalam memegang perhatian seseorang dapat dihadapi dengan menggunakan prinsip pengujian waktu dan storytelling. John Steinbeck merekomendasikan Anda untuk senantiasa menulis untuk “satu audiens.” Lupakan sejenak tentang audiens general anda. 
 
Secara tertulis, audiens Anda adalah satu pembaca tunggal. John Steinbeck telah menemukan bahwa terkadang ada gunanya memilih satu orang — orang sungguhan yang Anda kenal, atau orang yang Anda bayangkan dan menulis surat kepada orang tersebut. 
 
Cara Strategi SEO Beradaptasi Dengan Rentang Perhatian Pengguna
 
Saat kita menulis atau mengunggah konten dalam berbagai format dan isinya seperti ketika Anda berbicara kepada orang banyak, mungkin akan lebih sulit untuk memberikan empati ke dalam konten dengan sedemikian banyak individu imajiner. Tetapi, Anda dapat mencoba untuk menulis atau membuat konten seperti sedang berbicara dengan teman Anda. Jika Anda membicarakan tentang SEO, Anda dapat beranggapan bahwa Anda membantu teman Anda untuk mencari apa yang sudah mereka cari terlebih dahulu.
 
Ann Handley menyatakan bahwa Anda dapat mengasumsikan bahwa pembaca atau penikmat konten Anda tidak mengetahui apapun, tetapi jangan berasumsi bahwa mereka bodoh. 
 
Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda gunakan dalam pembuatan konten untuk mendukung SEO Anda dan mempertimbangkan rentang perhatian dari pengguna:
 
  • Ajukan pertanyaan & dengarkan audiens Anda
  • Buatlah polling dalam media sosial
  • Pahami tujuan, ketertarikan, dan bahkan hobi dari target audiens Anda.
  • Mintalah respon balik tentang produk atau layanan Anda
  • Pastikan bahwa setiap konten Anda membawa nilai
  • Hindari overselling
  • Hindari overwriting
  • Buatlah konten Anda agar mudah dicerna - masukkan header dan daftar
  • Masukkan timestamps dan penggalan halaman untuk video Anda
  • Gunakan GIF atau gambar jika diperlukan, tetapi tidak berlebihan

Berikut adalah beberapa pemahaman mendasar tentang rentang perhatian dalam SEO. Jika Anda sudah lebih memahaminya, kini saatnya Anda untuk menciptakan konten dan membuat strategi SEO Anda berjalan dengan lancar. Jika Anda membutuhkan bantuan, kami hadir untuk Anda. 
 
Eannovate juga sebagai salah satu agency web development di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik dapat membantu anda dalam bidang UI UX Design di Jakarta. Atau juga jika sebenarnya anda hanya memerlukan aplikasi perangkat dan website sederhana yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, ExpressWeb juga kini hadir sebagai bagian dari Eannovate untuk memenuhi kebutuhan anda dalam pembuatan UI UX Design di Jakarta dengan memberikan website dan aplikasi perangkat dengan harga yang lebih terjangkau serta cepat dan mudah, tanpa mengurangi kesan profesional dari perusahaan anda.
 
Anda mencari website yang menyajikan informasi teknologi kreatif yang dilengkapi dengan berita startup, info gadget terupdate, dan berita di dunia IT terbaru dan terkini? Anda dapat mengunjungi blog kami, AlterSpace.
 
Jika ada pertanyaan mengenai aplikasi perangkat (mobile apps), UI UX dan digital marketing Jakarta,  jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami di
Telp : 021-5437-5601 (Senin - Jumat, 9 pagi - 5 sore) ,
 
Email : hello@eannovate.com atau menggunakan contact form.
 
 
 
 
 
Reference: SEMRush

AYO BUAT IDEMU JADI KENYATAAN!

Hubungi kami untuk membicarakan ide anda. Ayo bersama membuatnya menjadi kenyataan!

AYO MULAI!

CONTACT

Image
LOKASI
INDONESIA

Ruko Kosambi Baru blok A ext 1 no 66. Jakarta Barat.


Image
TELEPON
INDONESIA
+6221 5437 5601
+62813 8251 8448


Whatsapp no of Eannovate
WHATSAPP
+62813 8251 8448
Click number above

Whatsapp of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta, Indonesia
E-MAIL
hello [at] eannovate.com

Office hours of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta, Indonesia
JAM KERJA
Mon-Fri 9.30am - 6.00pm