Image

QUICK CONTACT













Image

Several Simple Tips To Improve User Testing

08 Jun 2020 by Billy Gani

Pengujian (testing) merupakan salah satu bagian penting dari setiap pekerjaan desainer UX dan merupakan dasar dari keseluruhan proses desain UX. Pengujian ini menyajikan inspirasi. panduan , dan validasi yang diperlukan oleh tim produksi untuk merancang desain produk digital yang berkualitas untuk pengguna. Itulah mengapa tim produksi yang efektif senantiasa membuat pengujian sebagai salah satu kebiasaan dalam merancang produk digitalnya. 

Pengujian kegunaan (usability testing) melibatkan observasi pengguna karena mereka yang menggunakan produk tersebut. Hal ini membantu Anda untuk menemukan dimana pengguna mengalami kesulitan dan produk seperti apa yang mereka inginkan. Ada dua cara umum yang biasa digunakan dalam pengujian kegunaan:

  • Dimoderasi, yaitu dengan moderator yang bekerja sebagai partisipan penguji. 

  • Tidak Dimoderasi, yaitu dengan partisipan yang menyelesaikan pengujian tersebut sendiri.

Kita akan berfokus pada poin pertama, tetapi beberapa tips dibawah ini juga dapat diaplikasikan ke dalam dua jenis pengujian.

1. Uji Produk Anda Sesegera Mungkin 

Semakin awal Anda menguji, semakin mudah untuk membuat perubahan dan semakin baik dampak pengujian tersebut terhadap produk Anda. Banyak tim desain yang menggunakan alasan seperti “produk tersebut belum selesai, kita dapat mengujinya di lain waktu” untuk menunda pengujian. Tentunya, kita semua ingin produk tersebut bekerja dengan baik, itulah sebabnya anda perlu mencoba untuk tidak menampilkan desain yang setengah-setengah.

Tetapi, jika Anda bekerja terlalu lama tanpa umpan balik, kemungkinan perubahan signifikan setelah merilis produk ke pasar lebih tinggi. Hal ini merupakan kesalahan klasik - cobalah berpikir sebagai pengguna dan desain produk tersebut untuk diri Anda. Jika Anda dapat menginvestasikan waktu lebih yang Anda miliki untuk belajar dan mencegah masalah tersebut untuk terjadi dari awal, Anda akan menghemat waktu yang lebih banyak ke depannya.

Kabar baiknya adalah, Anda tidak perlu menunggu prototipe yang berkualitas tinggi atau produk yang sudah lengkap terbentuk untuk mulai mengujinya. Faktanya, Anda dapat memulai pengujian sesegera mungkin. Anda dapat memeriksa dan menguji desain mockup dan prototipe yang masih berkualitas standar terlebih dahulu. Anda hanya perlu menetapkan konteks dari pengujian dan menjelaskan kepada partisipan penguji tentang apa yang Anda perlukan. 

2. Tetapkan Garis Besar Tujuan Anda

Sebelum memulai pengujian kegunaan, pastikan bahwa tujuan Anda sudah jelas. Pikirkan alasan untuk menguji produk tersebut. Apa yang ingin Anda pelajari? Tanyakan pada diri Anda, apa yang Anda ingin pahami tentang sesi tersebut. Setelah itu, Anda dapat mengidentifikasikan fitur dan area apa yang ingin Anda dapatkan respon baliknya. 

Ada beberapa objek yang dapat Anda pahami lebih dalam:

  • Cari tahu apakah pengguna dapat menyelesaikan tindakan mereka secara sempurna (mis: membeli produk atau mencari informasi)

  • Identifikasikan seberapa lama pengguna dapat menyelesaikan tugas spesifik tersebut. 

  • Cari tahu apakah pengguna puas dengan produk tersebut dan identifikasikan perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan kepuasan.

3. Siapkan Pertanyaan & Tindakan Secara Hati-Hati

Ketika Anda memiliki objektif, Anda dapat mendefinisikan tindakan mana yang perlu Anda uji untuk menjawab pertanyaan atau memvalidasi hipotesis dan asumsi yang Anda miliki. Objektif ini tidak hanya untuk menguji kegunaan tersebut (yang harus menjadi tujuan utama dari tim quality assurance), tetapi untuk mengecek pengalaman pengguna dengan fungsi tersebut. 

Tindakan Yang Dapat Ditindaklanjuti (Actionable Tasks)

Saat merancang tindakan atau tugas yang dapat dilakukan pengguna, buatlah kehadirannya realistis dan mudah dilakukan. Hal ini dapat berupa bagian dari produk atau prototipe yang ingin Anda uji untuk pengguna seperti mulai mengenal produk, menyelesaikan proses pembelian, mengkonfigurasikan produk, dan sebagainya. 

Tindakan Yang Perlu Diprioritaskan (Prioritize Tasks)

Jangan memasukkan terlalu banyak subyek dalam pengujian kegunaan dari produk Anda. Melakukan pengujian dan menganalisa hasilnya akan membutuhkan waktu lama. Maka dari itu, Anda dapat memasukkan produk dan tindakan yang penting saja dalam produk Anda, atau susun berdasarkan prioritasnya. 

Deskripsikan Tindakan Tersebut Dengan Jelas

Penguji harus mengerti apa yang mereka lakukan. Buatlah pengujian tersebut terasa mudah. Pengguna cenderung menjadi bingung jika tindakan yang harus mereka lakukan kurang jelas. 

Miliki Tujuan Untuk Setiap Tindakan

Sebagai moderator, Anda harus selalu jelas dalam membuat tujuan dari sebuah tindakan (misalnya, saya mengekspektasikan bahwa pengguna dapat menyelesaikan proses pembelian dalam waktu 2 menit). Namun, Anda tidak perlu membagikannya kepada partisipan.

Batasi Jumlah tindakan Yang Anda Lakukan

Patrick Neeman dari Usability Counts merekomendasikan Anda untuk memiliki lima tugas atau tindakan yang dapat dilakukan oleh seorang partisipan. Dengan mempertimbangkan durasi sesi (biasanya 60 menit), berikan waktu untuk pertanyaan juga. 

Sediakan Skenario, Bukan Instruksi

Orang cenderung akan menunjukkan performa alamiah ketika Anda menyediakan skenario untuk mereka, dibandingkan dengan instruksi. Dibandingkan dengan bertanya seperti “Unduh sebuah buku dengan resep di dalamnya,” Anda dapat membuatnya seperti skenario “Anda mencari cara untuk dapat memasak kacang merah yang baik. Cobalah untuk mengunduh ebook dengan resep di dalamnya.”

Skenario ini menyajikan konteks tertentu dan membuat tindakan atau tugas tersebut terlihat lebih alami untuk pengguna. Semakin alamiah partisipan Anda bekerja, semakin baik data yang Anda dapatkan sebagai hasil. 

Uji Tindakan Tersebut Kepada Diri Anda Sendiri

Jalankan tindakan tersebut oleh diri Anda sendiri, dan temukan pertanyaan yang sesuai untuk ditanyakan. Mungkin sulit dan berat, tetapi hasilnya akan baik untuk produk Anda. 

4. Perlakukan Desain Sebagai Proses Yang Bersifat Iteratif

Kebanyakan tim produksi berpikir bahwa proses desain merupakan proses linear yang dimulai dengan riset pengguna, memiliki fase prototipe, dan berakhir dengan pengujian. Namun, hal ini harus diperlakukan sebagai proses yang iteratif. 

Pengujian, sama seperti coding, merancang dan mengumpulkan persyaratan, memiliki tempat dalam kontinuitas iteratif dari desain dan pengembangan. Penting untuk menguji setiap interval dalam proses ini, jika sumber dayanya tersedia. 

Cara terbaik untuk menghindari pengerjaan ulang sebuah produk adalah untuk memasukkan respon balik ke dalam prosesnya. Respon balik pengguna pada umumnya (tidak terlalu diperlukan dalam pengujian kegunaan, tetapi dalam survei dan analisa dukungan konsumen) harus menjadi salah satu hal yang diperhatikan dari proses desain UX. 



Ketika sudah lebih memahami tentang pentingnya user testing dalam produk Anda, kini saatnya Anda menerapkannya. Jika Anda sudah memiliki bayangan akan produk Anda secara digital tetapi masih bingung untuk menerapkannya, jangan khawatir. 


Eannovate sebagai salah satu agency web development di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik dapat membantu anda dalam bidang UI UX Design di Jakarta. Atau juga jika sebenarnya anda hanya memerlukan aplikasi perangkat dan website sederhana yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, ExpressWeb juga kini hadir sebagai bagian dari Eannovate untuk memenuhi kebutuhan anda dalam pembuatan UI UX Design di Jakarta dengan memberikan website dan aplikasi perangkat dengan harga yang lebih terjangkau serta cepat dan mudah, tanpa mengurangi kesan profesional dari perusahaan anda.

Selain itu, Eannovate sebagai salah satu SEO agency di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik juga hadir untuk melengkapi bisnis anda dalam bidang SEO marketing di Jakarta. Dengan memberikan layanan terbaik untuk SEO services di Jakarta seperti FREE SEO Audit, kami menjamin bahwa website anda dapat kami diagnosa dan membuatnya muncul pada pencarian page 1 di Google. Buatlah perusahaan anda lebih dikenal oleh target audiens anda dengan menyerahkan layanan jasa Digital Marketing di Jakarta hanya pada Eannovate.

Anda mencari website yang menyajikan informasi teknologi kreatif yang dilengkapi dengan berita startup, info gadget terupdate, dan berita di dunia IT terbaru dan terkini? Anda dapat mengunjungi blog kami, AlterSpace.

Jika ada pertanyaan mengenai aplikasi perangkat (mobile apps), UI UX dan digital marketing Jakarta,  jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami di

Telp : 021-5437-5601 (Senin - Jumat, 9 pagi - 5 sore) ,

Email : hello@eannovate.com atau menggunakan contact form.

 

 

Reference: Smashing Magazine







CONTACT US

Let's Work Together

Have cool projects to work on ?

CONTACT

Image
LOKASI
INDONESIA

Ruko Kosambi Baru blok A ext 1 no 66. Jakarta Barat.

Image
TELEPON
INDONESIA
+62813 8251 8448
Image
E-MAIL
hello@eannovate.com

Office hours of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta, Indonesia
JAM KERJA
Mon-Fri 9.30am - 6.00pm
icon
icon
Free Consultation
icon