Image

QUICK CONTACT













Image

Tips For Using Gradient in UI Design

09 Jul 2019 by Billy Gani

Dalam waktu yang lama, menggunakan gradien merupakan hal yang hampir tidak pernah terpikirkan dalam dunia design. Para designer cenderung menghindari penggunaan gradien karena karakternya yang membuat kesan kuat dari desain pada tahun 90an. Tetapi pada tahun ini, hal ini berubah. Jika anda membuka website Dribbble atau Behance sekarang, ada kemungkinan besar bahwa anda dapat menemukan puluhan desain yang menggunakan gradien. Gradien yang digunakan oleh para designer ini berkarakter kuat dan penuh warna. 

Mengapa kita menggunakan desain gradien?

Designer dapat menggunakan gradien untuk:

  • Mendapatkan Kebebasan Dalam Kreativitas - Saat warna yang sederhana menahan potensi dari desain anda, gradien dapat membuka pintu untuk kemungkinan yang sangat luas. Dengan menggabungkan warna, para designer dapat membuat tampilan visual yang menarik mata pengguna dan membuatnya mudah diingat. 

  • Memperkenalkan Kedalaman dan Dimensi Desain - Gradien menyelesaikan masalah dari penggunaan desain yang terlihat terlalu datar atau monoton. 

  • Memperjelas Suatu Pernyataan - Gradien dapat membantu untuk membuat suatu hal baru dan tidak terduga. Bahkan jika elemen kecil seperti logo pun dapat terlihat menarik jika anda menggunakan gradien di dalamnya. 

  • Berempati Dalam Elemen - Sebuah pengalaman pengguna yang baik secara intuitif membawa pengguna kedalam produk. Sebuah desain gradien yang dirancang sedemikian rupa dapat membawa pengguna ke dalam poin penting dalam produk tersebut. 

Tips Membuat Desain Gradien Yang Impresif

Pelajari Dasar Dari Warna Gradien

Ada beberapa tipe dari gradien. Seluruh gradien tersebut dimulai dari penggunaan warna dan pencampurannya secara progresif yang menghasilkan sebuah warna baru. Ada tiga tipe dasar dari gradien:

  • Linear - Sebuah gradien linear yang menghasilkan percampuran warna yang dihasilkan dalam garis lurus. Transisi gradien yang berjalan secara halus dari satu warna ke warna lainnya. 

  • Radial - Gradien radial memiliki kemiripan dengan gradien linear, hanya saja gradien radial memancarkan warnanya dari tengah. Sebagai designer, anda dapat menempatkan dimana titik tengah dari gradien dan menentukan ukuran dari gradien. 

  • Kerucut - Sebuah gradien yang berbentuk kerucut memiliki kemiripan dengan bentuk radial - sama -sama menggunakan lingkaran dan menggunakan posisi tengah dari elemen sebagai sumber warna. Meskipun demikian, untuk gradien radial, warna berhenti muncul dari pusat lingkaran, sementara gradien kerucut menempatkan warna berhenti di sekitar lingkaran.

Jangan Pilih Warna Secara Sembarangan

Tidak sembarang warna dapat digabungkan menjadi suatu gradien. Sebagai contoh, dengan menggabungkan warna yang saling berkomplemen, anda mungkin akan mendapatkan tampilan visual yang kurang enak dipandang dalam transisinya. Cobalah untuk tidak menggunakan warna yang komplemen dalam sebuah gradien. 

Buat Transisi Visual Yang Halus

Transisi antara warna haruslah terlihat menyatu dengan baik. Idealnya, pengguna tidak menyadari tempat dimana warna dari tampilan visual yang sedang mereka lihat berpindah atau berganti.

Menyampaikan Emosi 

Warna dapat membangkitkan berbagai respon dari pengguna. Anda dapat menggunakan gradien sebagai cara anda untuk berkoneksi dengan audiens secara lebih dalam. Pikirkan apa saja yang anda inginkan untuk membuat pengguna berpikiran bahwa mereka berkaitan secara langsung dengan produk anda. Sebagai contoh, jika anda ingin membuat atmosfir yang enerjik, anda dapat menggunakan gradien warna merah ke oranye. Tetapi jika anda ingin menampilkan atmosfir yang relaks, anda dapat menggunakan gradien biru tua ke biru.

Jangan Lupakan Kontras Warna

Tidak peduli seberapa cantiknya desain yang anda buat, anda tidak boleh lupa untuk memastikan aksesibilitasnya. Selalu cek rasio kontras warna dari desain yang anda buat. 

 

 

Apakah website atau aplikasi anda sudah menerapkan gradien seperti tips diatas? 

Atau anda baru saja ingin mulai menggunakan website atau aplikasi sebagai salah satu alat memajukan bisnis anda?

Untuk membantu mendapatkan visualisasi UI UX di Jakarta yang sesuai dengan keinginan anda, Eannovate kini hadir sebagai salah satu agency web development di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik  dalam bidang UI UX Design di Jakarta.

Anda hanya memerlukan website yang sederhana tetapi tetap berkualitas dengan harga yang terjangkau? Kami hadir dengan ExpressWeb sebagai bagian dari Eannovate untuk memenuhi kebutuhan anda dalam pembuatan website dan UI UX Design di Jakarta dengan harga terjangkau serta cepat dan mudah, tanpa mengurangi kesan profesional dari perusahaan anda.

Jika ada memiliki pertanyaan mengenai UI UX Design Jakarta dan tentang web development di Jakarta, jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami di

Telp : 021-5437-5601 (Senin - Jumat, 9 pagi - 5 sore) ,

Email : hello@eannovate.com atau menggunakan contact form.

 

 

 

Article Reference: UXPlanet

 

AYO BUAT IDEMU JADI KENYATAAN!

Hubungi kami untuk membicarakan ide anda. Ayo bersama membuatnya menjadi kenyataan!

AYO MULAI!

CONTACT

Image
LOKASI
INDONESIA

Ruko Kosambi Baru blok A ext 1 no 66. Jakarta Barat.


Image
TELEPON
INDONESIA
+6221 5437 5601
+62813 8251 8448


Whatsapp no of Eannovate
WHATSAPP
+62813 8251 8448
Click number above

Whatsapp of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta,Indonesia
E-MAIL
hello [at] eannovate.com

Office hours of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta,Indonesia
JAM KERJA
Mon-Fri 9.30am - 6.00pm