Image

QUICK CONTACT













Image

Instagram Diretas, Segera Ganti Password Sebelum Terlambat

16 Aug 2018 by Billy Gani

Ribuan pengguna Instagram mengaku jika akun mereka telah diretas. Mereka mendapati akunnya log-out tiba-tiba dengan password serta e-mail yang berganti dengan domain Rusia. Peretas agaknya cukup lihai. Mereka mampu menon-aktifkan mode otentikasi dua faktor (two factor authentication/2FA) di akun pengguna. Beberapa korban mengaku jika akun mereka mengaktifkan fitur tersebut, namun tetap mampu ditembus. Diketahui mode ini seharusnya lebih aman dari peretasan, sebab langkah otentikasinya yang bertahap-tahap. Beberapa Instagrammer mencoba meminta bantuan Instagram untuk memlulihkan akun.

Sayangnya, beberapa laporan menyebut jika hal itu tidak menolong sama sekali. Korban yang terlanjur menyerah memulihkan akun akhirnya membuat akun baru dan merelakan akun lama yang diretas. Lantas, bagaimana menghindari peretasan akun Instagram terjadi lagi? Seperti yang dikatakan sebelumnya, otentikasi dua faktor saja tidak cukup. Otentikasi dua faktor hanya menggunakan SMS sebagai notifikasi nomor verifikasi. Bukan tidak mungkin, hacker juga mengincar nomor SIM pengguna, seperti yang terjadi pada situs Reddit awal bulan ini.

Para peretas SIM menargetkan administrator Reddit. Cara terbaik untuk mengamankan akun Instagram adalah dengan mengganti password. Mengganti password yang lebih kuat dan unik bisa mengurangi risiko pembobolan akun. Menggunakan password berbeda-beda di setiap akun juga akan membantu mengurangi potensi peretasan. Pengguna pun perlu untuk secara rutin mengganti password. Jika tidak ingin lupa, ada beberapa aplikasi untuk menyimpan password, sepertiDashline, Last Pass, atau Keeper yang masing-masing kompatibel untuk perangat berbasis iOS dan Android.

Kendati otentikasi dua faktor nyatanya tetap bisa diretas, namun tidak ada salahnya tetap mengaktifkan fitur kemanan tersebut. Sebab, dalam kasus ini, hanya ada sedikit korban yang mengaku mengaktifkan otentikasi dua faktor. Itu artinya, korban yang tidak mengaktifkan 2FA lebih berpeluang untuk dibobol. Pastikan juga pengguna tidak memberikan kredensial akun Instagram ke aplikasi atau situs pihak ketiga yang mencurigakan. Dilansir KompasTekno dari Tom’s Guide, Kamis (16/8/2018), Instagram mengatakan akan membentuk tim khusus untuk membantu mengamankan akun pengguna dan membuat metode otentikasi dua langkah lebih aman lagi. Instagram juga telah menyediakan kiat keamanan akun yang bisa dilihat di tautan berikut ini.

Layanan berbagi foto tersebut juga dikabarkan tengah menyediakan sistem kemanan menggunakan aplikasi Google Authenticator. Aplikasi ini akan mengirimkan nomor token atau kode keamanan ke pengguna. Aksi peretasan yang menimpa ribuan akun Instagram ini cukup berbeda dengan peretasan yang pernah terjadi. Tidak dilaporkan adanya penghapusan atau hilangnya foto-foto korban atau mengirim spam menggunakan akun korban. Pelaku hanya mengganti foto profil dan menghapus bio di Instagram korban. Kemungkinan, pelaku memanfaatkan akun Instagram yang diretas sebagai bot atau komponen untuk melakukan aksi peretasan selanjutnya.

 

Dilansir dari : Kompas Tekno

 

CONTACT US

Let's Work Together

Have cool projects to work on ?

CONTACT

Image
LOKASI
INDONESIA

Ruko Kosambi Baru blok A ext 1 no 66. Jakarta Barat.

Image
TELEPON
INDONESIA
+62813 8251 8448
Image
E-MAIL
hello@eannovate.com

Office hours of Web, UI UX Design, Mobile App Development, SEO in Jakarta, Indonesia
JAM KERJA
Mon-Fri 9.30am - 6.00pm
icon
icon
Free Consultation
icon